Bulog Jamin Stok Beras & Minyak Goreng di Maluku Aman hingga Oktober 2026
- 10 Jun 2026 13:06 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon- Perum Bulog Kantor Wilayah Maluku dan Maluku Utara memastikan ketersediaan stok pangan dalam kondisi aman hingga empat bulan ke depan. Hal tersebut disampaikan Pimpinan Perum Bulog Kanwil Maluku dan Maluku Utara Rudy Senawi Tahir, yang merinci stok beras medium mencapai 10.500 ton, beras premium 500 ton, gula pasir 69 ton, jagung pakan ternak 99,2 ton, serta minyak goreng sebanyak 301.262 liter.
“Stok yang ada menyebar di Gudang Bulog di wilayah Maluku dan Maluku Utara. Stok yang ada itu bisa mengisi permintaan masyarakat di dua wilayah tersebut,” ujarnya, Rabu 10 Juni 2026.
Bulog juga memastikan adanya tambahan pasokan beras dari sejumlah wilayah, di antaranya sekitar 500 ton dari Jawa Timur, 50 ton dari Sulawesi Tenggara, serta 2.200 ton dari Sulawesi Selatan. Pasokan beras tersebut secara bertahap akan masuk ke Maluku hingga Desember 2026 untuk mendukung ketahanan stok, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan produksi pangan daerah.
“Untuk komoditas gula pasir dan minyak goreng stok masih tersedia dalam skema komersil dan siap disalurkan ke pasar-pasar, khususnya SP2KP guna menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang di tingkat konsumen,” ucapnya.
Dengan ketersediaan stok pangan yang aman, Rudi mengimbau masyarakat untuk tidak panik karena stok beras dan minyak goreng dinilai melimpah dan aman untuk beberapa bulan ke depan. Ditambah dengan masa panen yang masih berlangsung, ketersediaan pangan di Maluku dan Maluku Utara dipastikan tetap terjaga.
Sementara itu, terkait fluktuasi harga di pasar, Rudi menyebut, kenaikan dipengaruhi biaya distribusi dan keterlibatan pelaku usaha lain selain Bulog dalam penjualan minyak kita. Pemerintah diharapkan dapat membantu menekan biaya distribusi agar harga di masyarakat tetap stabil dan terjangkau.
“Khusus untuk mitra Bulog, harga jual minyak kita di pasar itu masih sesuai,” tutur Rudi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....