Bulog Dorong Peningkatan Fasilitas Pascapanen Petani di Maluku
- 10 Jun 2026 12:59 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Perum Bulog Kanwil Maluku dan Maluku Utara menyoroti sejumlah tantangan saat pascapanen yang masih dihadapi petani di daerah. Hal ini ditemukan setelah dilakukan monitoring di Pulau Seram dan Pulau Buru, Provinsi Maluku yang menjadi sentra produksi pangan.
Pimpinan Bulog Maluku dan Maluku Utara, Rudy Senawi Tahir, Rabu 10 Juni 2026 mengatakan salah satu kendala utama adalah masih sederhananya mesin pascapanen di lapangan. Kondisi tersebut berdampak pada lambatnya proses pengolahan gabah menjadi beras di tingkat penggilingan.
“Tantangannya memang di mesin pascapanen yang masih sederhana sehingga memperlambat hasil produksi penggilingan tersebut,” ujar Rudy Senawi Tahir.
Rudy menilai, peningkatan sarana dan teknologi pascapanen menjadi hal yang penting untuk segera diperhatikan. Ia berharap adanya dukungan alat mesin yang lebih modern agar produktivitas petani dapat meningkat.
“Dengan begitu, hasil panen petani dapat lebih optimal terserap dan memiliki nilai tambah yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini, Perum Bulog Kanwil Maluku dan Maluku Utara terus mengoptimalkan penyerapan gabah dan beras petani sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional. Hingga Juni 2026 tercatat realisasi penyerapan setara beras telah mencapai hampir 70 persen dari target yang ditetapkan hingga akhir tahun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....