OJK Sebut Tak Ada Potensi Bank Rush saat Rupiah Melemah
- 06 Jun 2026 22:02 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon-Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan tidak ada potensi bank rush atau penarikan dana secara massal dari bank di tengah melemahnya nilai tukar rupiah. "Fenomena bank rush pada umumnya disebabkan oleh ketidakpercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan,"kata Dian dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan OJK pada Jumat, 5 Juni 2026.Konferensi pers ini diikuti rri ambon secara virtual.
Diakui, OJK memandang saat ini tidak terdapat potensi bank rush karena situasi politik, keamanan, dan ekonomi Indonesia masih kondusif. Menurut dia, manajemen bank harus senantiasa merawat kepercayaan masyarakat, antara lain dengan menjaga kinerja bank, mengimplementasikan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan bank, serta melakukan manajemen risiko dalam setiap lini bisnis.
"Pelemahan rupiah akan berdampak menaikkan harga barang impor, menurunkan daya beli masyarakat, dan membebani kondisi fiskal karena besarnya subsidi pemerintah. Namun, pelemahan rupiah juga bisa berdampak positif bagi eksportir dan membuat Indonesia menjadi destinasi menarik bagi wisatawan mancanegara.
Ketua Dewan Komisioner Friderica Widyasari Dewi mengatakan OJK akan terus mewaspadai berbagai kanal transmisi risiko dari pergerakan nilai tukar rupiah terhadap lembaga jasa keuangan. Salah satunya dengan mewaspadai potensi peningkatan beban kewajiban valuta asing pada korporasi. Untuk memitigasi berbagai risiko tersebut, OJK akan memperkuat pemantauan valuta asing (valas) di bank.
Melalui pemantauan posisi devisa neto harian, kecukupan likuiditas valas, dan kepatuhan terhadap ketentuan valas terkait secara lebih intensif, juga lewat supervisory dialogue dengan bank yang menunjukkan akumulasi posisi tertentu, untuk memastikan penerapan manajemen risiko pasar dan risiko likuiditas berjalan secara memadai,” ujar Friderica.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....