Puluhan Siswa SD 54 Malteng Telusuri Warisan Budaya Maluku

  • 06 Jun 2026 15:06 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Upaya mengenalkan sejarah dan budaya Maluku kepada generasi muda terus dilakukan lewat kegiatan edukatif. Salah satunya melalui program studi tour ke sejumlah situs budaya dan sejarah yang ada di bumi "raja-raja".

Seperti yang dilakukan pihak Sekolah Dasar (SD) Negeri 54 Maluku Tengah (Malteng) yang berlokasi di Negeri Wakasihu Kecamatan Leihitu Barat. Puluhan siswa yang tergabung dari kelas 3,4,5, dan 6, diajak menelusuri wisata sejarah dan warisan budaya yang terdapat di Negeri Hila dan Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Malteng, pada Sabtu, 6 Juni 2026.

Situs-situs sejarah yang dikunjungi dalam program studi tour tersebut diantaranya Mesjid Tua Wapaue di Negeri Kaitatu serta Gereja Tua Imanual dan Benteng Amsterdam di Negeri Hila.

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman langsung kepada para pelajar mengenai nilai-nilai sejarah, perjuangan para leluhur, serta kekayaan budaya yang dimiliki Maluku.

"Dengan mengunjungi situs-situs bersejarah, para siswa tidak hanya belajar dari buku pelajaran, tetapi juga memperoleh pengalaman nyata tentang perjalanan sejarah di Maluku," kata Wali Kelas 6 SD 54 Malteng, Nursin Pesilette

Menurutnya, setiap situs sejarah yang didatangi, rombongan siswa dan guru mendapatkan penjelasan dari pengelola situs mengenai sejarah, fungsi, serta makna budaya yang terkandung di dalamnya.

"Di Mesjid Tua Wapaue, kita disambut baik oleh bapak Raja negeri setempat, begitupun di Gereja Tua dan Benteng Amsterdam. Anak-anak senang karena mendapatkan pemahaman secara langsung," ujarnya

Salah satu guru lainnya, Bumbi Launuru mengatakan, studi tour menjadi salah satu metode pembelajaran yang efektif untuk menumbuhkan rasa cinta tanah kelahiran dan kepedulian terhadap pelestarian warisan budaya.

"Generasi muda perlu mengetahui sejarah daerahnya agar memiliki identitas dan kebanggaan terhadap budaya sendiri," ucapnya

Selain mengenal sejarah, para siswa juga diajak untuk memahami pentingnya menjaga dan melestarikan situs budaya sebagai bagian dari warisan yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Pantauan media ini di lokasi, puluhan siswa SDN 54 yang mengikuti kegiatan tersebut terlihat sangat antusias. Mereka banyak mendapatkan banyak pengetahuan baru tentang sejarah Maluku khususnya di Leihitu.

Kegiatan ini juga menhadu sarana pembelajaran yang menyenangkan karena dilakukan diluar lingkungan sekolah. "Senang kakak. Disini kita banyak mendapatkan ilmu pengetahuan tentang sejarah di Maluku," kata salah satu siswa kelas 6

Launuru berharap, melalui program studi tour ke situs budaya dan sejarah, semakin banyak generasi muda Maluku yang memahami akar budayanya, menghargai jasa para pendahulu, serta turut berperan aktif dalam menjaga dan melestarikan kekayaan sejarah daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....