Wamendagri Soroti Realisasi APBD Maluku Baru Capai 11,46 Persen
- 05 Jun 2026 15:02 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Maluku yang baru mencapai 11,46 persen dan tercatat sebagai yang terendah kedua secara nasional, mendapat perhatian serius dari Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Bidang Koordinator Wilayah Zona Timur, Dr. Ribka Haluk saat melakukan kunjungan kerja perdana ke Provinsi Maluku, Kamis 4 Juni 2026. Kondisi ini menjadi sorotan dalam upaya percepatan pembangunan dan penguatan kinerja fiskal daerah.
Ia mengingatkan, rendahnya realisasi anggaran dapat menghambat perputaran ekonomi di daerah. Karena itu, Kementerian Dalam Negeri menyatakan siap memberikan pendampingan kepada Pemerintah Provinsi Maluku untuk mempercepat proses administrasi dan pelaksanaan anggaran.
“Memasuki bulan Juni, realisasi anggaran harus terus dipacu,” ucapnya dengan tegas.
Di sisi lain, Wamendagri memberikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Provinsi Maluku dalam mengimplementasikan program-program prioritas nasional. Ia menilai pemerintah daerah telah menunjukkan komitmen dalam mendukung agenda pembangunan pemerintah pusat.
Ia menegaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah menurunkan angka kemiskinan ekstrem serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hal tersebut menjadi prioritas utama dalam mendorong kesejahteraan masyarakat di seluruh daerah.
Maluku kata Wamendagri, memiliki potensi besar di sektor maritim yang dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah maupun nasional. Potensi perikanan, budidaya kelautan, hingga komoditas bernilai tinggi seperti mutiara perlu terus dikembangkan secara optimal agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.
“Potensi di atas laut maupun di bawah laut harus dikelola secara maksimal sehingga mampu menjadi sumber pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Wamendagri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....