Dua Guru Besar Dukung Mubes IKA Unidar, Dorong Konsolidasi Gagasan Alumni

  • 04 Jun 2026 05:54 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon- Dukungan terhadap pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Alumni Universitas Darussalam Ambon (Unidar) terus mengalir. Dua profesor jebolan Unidar menegaskan komitmennya untuk menyukseskan agenda tersebut sebagai momentum konsolidasi alumni.

Dua akademisi tersebut adalah Amir Hamzah dan Thamrin, yang sama-sama berasal dari Fakultas Pertanian Unidar. Keduanya menilai Mubes yang akan digelar di Kampus Tulehu pada 26–27 Juni 2026 bukan sekadar forum pemilihan ketua, melainkan ruang strategis untuk memperkuat peran alumni.


Konsolidasi Gagasan Alumni

Prof. Amir Hamzah menegaskan, Mubes harus dimaknai lebih luas sebagai wadah menyatukan ide dan memperkuat kontribusi alumni bagi pembangunan daerah maupun nasional.

“Mubes bukan tentang siapa yang akan memimpin, tetapi bagaimana seluruh alumni bersehati dan bersepakat untuk kemajuan organisasi dan almamater,” ujarnya.

Ia juga memastikan akan hadir langsung dalam pelaksanaan Mubes di Tulehu. Menurutnya, kehadiran alumni didasari oleh rasa cinta terhadap almamater dan daerah.

“Kita berkumpul bukan karena tugas atau paksaan, tetapi karena cinta kepada almamater, cinta kepada Maluku, dan cinta kepada persaudaraan sesama alumni,” katanya.

Amir menambahkan, forum Mubes sejatinya menjadi bagian dari proses sejarah organisasi dalam membangun kekuatan alumni yang lebih solid.

“Kalau hari ini kita bicara Mubes, sesungguhnya kita sedang menyusun sejarah kecil tentang bagaimana alumni Unidar berdiri tegak untuk membawa perubahan,” tegasnya.

Ajang Refleksi dan Pemersatu Alumni

Senada dengan itu, Prof. Thamrin menilai Mubes harus menjadi ruang refleksi sekaligus momentum menentukan arah organisasi ke depan.

“Mubes bukan sekadar memilih ketua atau pengurus baru. Ini adalah ruang refleksi untuk melihat perjalanan yang telah dilalui dan menetapkan langkah yang lebih kuat ke depan,” ujarnya.

Ia berharap pelaksanaan Mubes berjalan tertib, jujur, demokratis, dan transparan, serta benar-benar berorientasi pada kemajuan organisasi dan almamater.

Thamrin juga mengajak seluruh alumni untuk menjadikan forum tersebut sebagai ajang adu gagasan, bukan kepentingan.

“Tinggalkan sekat fakultas dan perbedaan pandangan. Kita semua disatukan oleh satu almamater dan satu semangat,” tandasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....