Pemkot Ambon Siapkan Konvoi dan Deklarasi Damai Sambut Piala Dunia 2026

  • 03 Jun 2026 07:42 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon tengah mempersiapkan pelaksanaan konvoi damai dan deklarasi persaudaraan dalam rangka menyambut euforia Piala Dunia 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan semangat dukungan masyarakat terhadap tim favorit tetap berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, Richard Luhukay, mengatakan tingginya antusiasme masyarakat Maluku terhadap ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah. Menurutnya, euforia masyarakat Ambon memiliki karakteristik tersendiri yang bahkan kerap mendapat perhatian dari berbagai pihak di luar negeri.

"Fenomena euforia sepak bola di Kota Ambon sangat berbeda. Karena itu pemerintah mencoba memberikan ruang yang positif melalui konvoi damai yang akan segera digelar," kata Richard Luhukay saat wawancara di Studio Pro 2 RRI Ambon, Selasa, 2 Juni 2026.

Ia menjelaskan, gagasan pelaksanaan konvoi damai tersebut merupakan arahan langsung dari Wali Kota Ambon yang melihat besarnya semangat masyarakat dalam menyambut Piala Dunia. Namun demikian, semangat tersebut harus tetap berada dalam koridor yang tidak mengganggu ketertiban dan keamanan umum.

Menurut Richard, Piala Dunia seharusnya menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan dan menghadirkan kegembiraan bersama, bukan menjadi ajang saling menghujat atau bermusuhan hanya karena perbedaan dukungan terhadap tim nasional tertentu.

Sebagai langkah awal, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon saat ini sedang melakukan konsolidasi dengan para koordinator kelompok pendukung tim peserta Piala Dunia yang berada di Kota Ambon. Para koordinator diminta melakukan registrasi untuk memudahkan koordinasi dan pembahasan teknis menjelang pelaksanaan kegiatan.

"Nantinya kami akan mengumpulkan mereka, berdiskusi, dan membahas seluruh persiapan sehingga pelaksanaan kegiatan ini bisa berjalan aman, damai, tenteram, dan penuh sukacita. Yang paling penting, euforia yang muncul adalah euforia yang vibes-nya positif," ujarnya.

Selain konvoi, pemerintah juga akan menggelar deklarasi damai yang melibatkan para pendukung berbagai negara peserta Piala Dunia. Deklarasi tersebut diharapkan menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan dan keamanan selama berlangsungnya perhelatan sepak bola dunia tersebut.

Richard menegaskan, upaya tersebut merupakan langkah preventif yang lazim dilakukan pemerintah dalam menjaga stabilitas kota. Meski selama ini tidak terjadi gangguan berarti, pemerintah tetap perlu mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat muncul akibat tingginya antusiasme masyarakat.

"Semua orang punya kebebasan untuk berekspresi, tetapi ekspresi itu tidak boleh berlebihan. Yang kalah harus menerima kekalahan, yang menang tetap menghormati yang kalah. Jangan sampai karena perbedaan dukungan kemudian terjadi gesekan di masyarakat," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....