Cegah Bunuh Diri di JMP, Pemkot Ambon Pertimbangkan Penerapan CCTV AI

  • 21 Mei 2026 06:44 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Pemerintah Kota Ambon berkomitmen memperketat pengawasan di kawasan Jembatan Merah Putih (JMP) guna mengantisipasi aksi bunuh diri. Langkah strategis ini dilakukan melalui penguatan sistem pengawasan terpadu yang lebih maksimal dan responsif di lapangan.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosandi) Kota Ambon, Ronald H. Lekransy menegaskan koordinasi lintas sektor terus dibangun untuk menindaklanjuti arahan Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena. Ia mendorong optimalisasi kamera pengawas atau CCTV modern di sepanjang JMP yang terhubung langsung dengan pusat pemantauan.

Menurut Lekransy, penggunaan teknologi Artificial Intelligence atau AI pada CCTV sangat krusial sebagai sistem pencegahan dini. Teknologi cerdas ini nantinya dapat mendeteksi otomatis pergerakan mencurigakan, seperti warga yang berdiri terlalu lama di tepi jembatan.

“Pemkot Ambon terus berkoordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), guna memperoleh hak akses pemantauan terhadap perangkat CCTV, yang terpasang di kawasan strategis tersebut. Karena JMP adalah kewenangan BPJN,” ujarnya menjelaskan.

Lekransy menilai, sinkronisasi akses kamera pengawas ini sangat penting bagi jajaran pemerintah daerah dan aparat kepolisian. Di sisi lain, ia juga mengapresiasi kesigapan aparat TNI, Polri, serta warga yang beberapa kali berhasil menggagalkan percobaan bunuh diri di lokasi tersebut.

Masyarakat kini diimbau tidak ragu melapor jika melihat ada warga dengan kondisi emosional tidak stabil di sekitar jembatan. Namun Lekransy mengingatkan, penanganan fenomena ini tidak bisa hanya mengandalkan pendekatan pengamanan fisik semata, tetapi juga faktor kepekaan lingkungan keluarga dan dukungan sosial.

“Sinergi antara tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat harus terus diperkuat,” ucapnya.

Lekransy berharap, kombinasi antara pengawasan teknologi, kepedulian sosial, serta pendampingan psikologis dapat berjalan beriringan, sehingga angka kasus percobaan bunuh diri di kawasan JMP dapat ditekan secara maksimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....