Pembinaan di Rutan Ambon, Dorong Warga Binaan Terus Berkarya

  • 16 Mei 2026 09:13 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon-Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan pembinaan kemandirian yang produktif dan berkelanjutan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Ambon, Jefry Persulessy, menyampaikan, salah satu bentuk nyata yang dilakukan ialah keberhasilan warga binaan dalam membudidayakan tanaman hidroponik, Sabtu 16 Mei 2026.

Kegiatan ini selaras dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendukung implementasi Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) yang menitikberatkan pada pembinaan kemandirian warga binaan melalui kegiatan yang produktif, kreatif, dan bernilai guna.

Pada sektor pertanian, warga binaan berhasil memanfaatkan lahan yang tersedia untuk membudidayakan berbagai tanaman hidroponik secara optimal.

Melalui proses perawatan yang dilakukan secara rutin, tanaman yang dihasilkan tumbuh subur, segar, dan memiliki nilai manfaat bagi kebutuhan sehari-hari. Program ini menjadi bukti bahwa keterbatasan ruang tidak menjadi penghalang untuk terus berkarya dan produktif.

Selain di bidang pertanian, warga binaan juga aktif mengikuti pelatihan pembuatan kursi sofa. Dalam kegiatan tersebut, warga binaan dibimbing mulai dari proses perakitan rangka, pemasangan busa, hingga tahap finishing. Hasil karya yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik, desain yang menarik, serta bernilai jual tinggi sehingga berpotensi menjadi produk unggulan.

"Warga binaan mendapatkan pendampingan langsung dari petugas sehingga mampu memahami setiap tahapan pekerjaan dengan baik,"ungkapnya.

Jefry Persulessy, menambahkan, kegiatan pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan sekaligus mendukung program pemerintah.

Program pembinaan ini merupakan wujud nyata komitmen Rutan Ambon dalam menciptakan warga binaan yang produktif, mandiri, dan memiliki keterampilan.

"Kami berharap kemampuan yang diperoleh dapat menjadi bekal yang bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Program pembinaan tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses pembelajaran yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diharapkan memperoleh bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.

Selain itu, melalui kegiatan pembinaan yang terus berjalan, warga binaan tidak hanya dibentuk menjadi pribadi yang terampil, tetapi juga lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama.

Salah satu warga binaan berinisial H.F mengaku merasa senang dan termotivasi mengikuti kegiatan pembinaan tersebut.

Menurutnya, program keterampilan yang diberikan sangat bermanfaat karena memberikan pengalaman dan kemampuan baru yang dapat digunakan setelah selesai menjalani masa pidana.

“Selama mengikuti kegiatan ini saya banyak belajar, mulai dari cara membuat sofa hingga merawat tanaman hidroponik. Kegiatan ini membuat kami lebih produktif dan memberikan harapan untuk bisa memiliki usaha sendiri setelah bebas nanti,” ungkap H.F.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....