Hari Pattimura Ke-209, Gubernur Hendrik Ajak Rakyat Bersatu Membangun Maluku
- 15 Mei 2026 15:27 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu membangun daerah dalam peringatan Hari Pattimura ke-209. Upacara peringatan yang berlangsung khidmat in dipusatkan di Lapangan Pattimura, Saparua, Kabupaten Maluku Tengah, pada Jumat 15 Mei 2026.
Hendrik Lewerissa bertindak langsung sebagai Upulatu Upacara dengan mengusung tema besar “Lanjutkan Perjuangan Pattimura, Par Maluku Pung Bae”. Suasana patriotik terasa kental saat api perjuangan dari Gunung Saniri menyimbolkan semangat persatuan rakyat di Kepulauan Lease.
“Api perjuangan yang dimulai dari Gunung Saniri menjadi lambang membaranya semangat perjuangan untuk menyatukan rakyat Maluku. Sosok Kapitan Pattimura adalah lambang dari keberanian, pengorbanan, dan cinta tanah air.”
kata Gubernur Maluku.
Dikatakan, semangat Lawamena Haulala harus ditransformasikan untuk membawa Maluku menuju kemajuan dan kesejahteraan. Hal ini menjadi panggilan bagi setiap anak negeri untuk menjawab tantangan zaman demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Pattimura masa kini tidak lagi mengangkat parang dan salawaku, melainkan menggunakan kecerdasan dan inovasi teknologi dalam melawan kemiskinan, ketimpangan pendidikan, serta ancaman terhadap nilai-nilai persaudaraan.
“Pattimura zaman sekarang menggunakan kecerdasan, inovasi, kebijakan teknologi, kerja keras, loyalitas, dan solidaritas untuk melawan kemiskinan serta ketimpangan pembangunan,” ucapnya.
Menurutnya, melalui visi Sapta Cita Lawamena, Pemerintah Provinsi terus berkomitmen membenahi tata kelola pemerintahan dan infrastruktur. Layanan kesehatan serta pendidikan, juga terus diperluas guna memperkuat ketahanan sosial sebagai masyarakat kepulauan.
Lewerissa juga berpesan agar sejarah dan jati diri bangsa terus dirawat agar tidak terlupakan oleh generasi mendatang. Jika dahulu pejuang melawan penjajah, maka sekarang kita harus berani melawan kemalasan dan perpecahan.
“Jika Pattimura berani melawan penjajah untuk kemerdekaan, maka kita harus berani melawan kemalasan, perpecahan, dan ketidakadilan demi kemajuan bersama,” ujarnya mengimbau.
Menutup arahannya, Gubernur Hendrik menegaskan bahwa komitmen bersama adalah bukti nyata kelanjutan perjuangan sang Kapitan. Bergerak bersama menjadi harga mati untuk mewujudkan masa depan Maluku yang jauh lebih baik.
“Inilah yang diinginkan oleh Thomas Matulessy Sang Kapitan Pattimura, sebagai bukti komitmen kita melanjutkan perjuangannya Par Maluku Pung Bae," tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....