Wadan Kodaeral IX Tekankan Kolaborasi Pengamanan Wilayah Laut Migas

  • 13 Mei 2026 17:48 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Wadan Kodaeral IX, Laksamana Pertama TNI Dr. Muhammad Risahdi menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh unsur terkait dalam menjaga keamanan dan keselamatan wilayah laut, khususnya area operasi migas di Papua dan Maluku. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Workshop Mekanisme Pengamanan Laut Wilayah Kerja KKKS Papua dan Maluku di Ambon, Selasa 12 Mei 2026.

Ia menilai, pengamanan laut yang kuat menjadi faktor utama dalam mendukung kelancaran operasional sektor energi nasional. Terlebih, sebagian besar wilayah kerja migas berada di kawasan perairan strategis dengan tingkat kerawanan tertentu.

Diharapkan, sinergi antara TNI AL, SKK Migas, KKKS, dan instansi terkait mampu mewujudkan sistem pengamanan yang efektif, responsif, dan berkesinambungan dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di laut.

Sebagaimana diketahui, workshop ini menjadi wadah koordinasi dan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, stakeholder maritim, serta perusahaan migas. Tujuannya untuk membangun kesamaan persepsi dan langkah terpadu dalam menciptakan stabilitas keamanan laut yang kondusif.

Selain unsur TNI AL, workshop turut diikuti perwakilan SKK Migas dan berbagai perusahaan migas yang beroperasi di Papua dan Maluku. Di antaranya Pertamina EP, CITIC Seram Energy Ltd, BP Indonesia, Inpex Masela, ConocoPhillips, RH Petrogas, PHE Binaiya, EnQuest, serta sejumlah perusahaan migas lainnya.

Melalui workshop tersebut, diharapkan mekanisme koordinasi pengamanan laut di wilayah Papua dan Maluku semakin solid dan terpadu. Dengan begitu, seluruh aktivitas operasional sektor migas dapat berjalan aman, lancar, dan mendukung kepentingan strategis nasional di bidang energi serta keamanan maritim.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....