BI Maluku Gelar Like IT 2026, Ajak Mahasiswa Pandai Kelola Investasi

  • 12 Mei 2026 12:53 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon-Direktur Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia, Ruth Cussoy Intama, mengatakan, generasi muda memiliki peran penting dalam membangun masa depan ekonomi Indonesia. Karena itu, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan investasi perlu ditanamkan sejak dini.

Hal itu disampaikan Ruth dalam kegiatan Like IT (Literasi Keuangan Indonesia Terdepan) bertema “Financial Glow Up: Invest Smart, Future Up” digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku di Aula Rektorat Universitas Pattimura Ambon, Selasa 12 Mei 2026.

Menurutnya,generasi muda memiliki peran penting dalam membangun masa depan ekonomi Indonesia. Karena itu, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan investasi perlu ditanamkan sejak dini.

“Kami menyadari bahwa membangun Indonesia ini tidak bisa sendiri. Tidak bisa hanya Bank Indonesia, tetapi harus melalui kolaborasi bersama,” kata Ruth

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan, Lembaga Penjamin Simpanan, praktisi pasar keuangan, hingga influencer edukasi finansial.

Dia menjelaskan, Like IT 2026 merupakan rangkaian roadshow literasi keuangan yang menyasar mahasiswa di berbagai daerah Indonesia. Setelah sebelumnya digelar di Palembang pada April 2026, Ambon menjadi kota kedua penyelenggaraan program tersebut.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠

“Kami berharap sosialisasi ini tidak hanya menjangkau daerah di Jawa, tetapi juga seluruh Indonesia dan bertemu dengan teman-teman muda yang menjadi calon investor potensial di masa depan,” ujarnya.

Mahasiswa harapnya, perlu mulai mengenal investasi lebih awal karena memiliki waktu lebih panjang untuk belajar memahami risiko dan membangun pengalaman finansial.

Sebab, makib cepat mengenal investasi dan pengelolaan keuangan, maka akan semakin baik. Anak muda masih punya waktu panjang untuk belajar dari pengalaman, termasuk ketika menghadapi risiko investasi.

"Generasi muda agar tidak mudah terpengaruh tren investasi viral tanpa memahami profil risiko pribadi.Investasi tidak bisa sekadar ikut-ikutan atau karena viral. Kemampuan dan toleransi risiko setiap orang berbeda, bahkan dalam satu keluarga,”sarannya.

Dalam kesempatan itu, Ruth menegaskan investasi bukanlah cara instan untuk menjadi kaya, melainkan membutuhkan proses, disiplin, dan konsistensi jangka panjang.

“Investasi itu bukan soal cepat kaya. Yang paling penting adalah disiplin, kesabaran, dan konsistensi dalam membangun masa depan keuangan,” tegasnya.

Melalui kegiatan Like IT, BI Maluku bersama Otoritas Jasa Keuangan atau OJK berharap dapat mendorong perubahan perilaku keuangan generasi muda agar lebih produktif, terencana, dan berorientasi pada masa depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....