Dinas Pertanian Maluku Awasi 12 Titik Penjualan Hewan Kurban di Ambon

  • 12 Mei 2026 09:07 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Dinas Pertanian Provinsi Maluku akan melakukan pengawasan hewan kurban di 12 titik penjualan di Kota Ambon menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Pengawasan tersebut dijadwalkan mulai berlangsung pada 22 Mei 2026 untuk memastikan hewan kurban yang dijual dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

Kabid Peternakan Dinas Pertanian Maluku, Fahmi Yusuf kepada RRI, Selasa 12 Mei 2026 mengatakan, sejumlah lokasi yang menjadi fokus pengawasan berada di kawasan Kate-Kate, Poka, Wailela, Air Kuning, dan Ahuru. Titik-titik tersebut dipilih karena menjadi lokasi utama berkumpulnya hewan kurban menjelang Idul Adha.

“Ketika ternak sudah terkumpul nanti pada 22 Mei 2026, seluruh titik penjualan akan mulai diawasi secara intensif. Pengawasan juga tetap dilakukan apabila masih terdapat pengiriman ternak menjelang hari raya kurban,” ujar Fahmi dalam dialog di Pro1 RRI Ambon.

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan guna mencegah penyebaran penyakit hewan menular sekaligus memastikan hewan kurban aman untuk dikonsumsi masyarakat. Petugas dari Dinas Pertanian akan memantau kondisi kesehatan ternak secara berkala di setiap lokasi penjualan.

Fahmi menjelaskan, jumlah hewan kurban di Maluku mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir. Pada tahun 2024, jumlah sapi yang disembelih tercatat sebanyak 682 ekor, sedangkan kambing mencapai 524 ekor yang didatangkan dari sentra ternak di Maluku Barat Daya dan Pulau Seram.

Sementara pada tahun 2025, jumlah sapi kurban meningkat sekitar 6,6 persen menjadi 727 ekor. Adapun jumlah kambing mengalami kenaikan signifikan sebesar 43 persen, dari 524 ekor menjadi 750 ekor.

Untuk tahun 2026, Dinas Pertanian Maluku belum memperoleh data resmi jumlah hewan kurban yang akan masuk ke wilayah Ambon dan sekitarnya. Pasalnya, pengiriman ternak dari daerah sentra seperti Maluku Barat Daya, Pulau Seram, dan Pulau Buru masih terus berlangsung hingga menjelang Idul Adha.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....