Levi Kariuw Tegas, PASI Harus Tempati Mandala Karpan

  • 09 Mei 2026 16:43 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Ketua Umum Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Maluku, Levinus Kariuw menyatakan komitmennya akan berupaya untuk menjadikan Stadion Mandala Karang Panjang Ambon sebagai homebase atlet atletik Maluku.

"Untuk melahirkan atlet atletik yang berprestasi, maka fasilitas yang dimiliki pun harus refresentatif. Saya fikir Mandala Karpan sangat tepat, karena disana ada lintasan lari untuk para atlet. Kita harus punya homebase disana," kata Levi saat memberikan sambutan pada kegiatan Musyawarah Provinsi (Musprov) XI PASI Maluku yang digelar di Hotel Facific Kota Ambon, Sabtu, 9 Mei 2026.

Menurutnya, atletik membutuhkan fasilitas yang refresentatif agar proses pembinaan dan latihan dapat berjalan maksimal. Karena itu, pihaknya akan berupaya memastikan Stadion Mandala Karpan dapat digunakan optimal oleh para atlet maupun pelatih.

"Itu menjadi tanggungjawab saya. Nanti kita ijin ke gubernur Maluku untuk punya sekretariat di Mandala Karpan," ucapnya

Disisi lain, Levi menegaskan bahwa pasca terpilih sebagai Ketum PASI, langkah awal yang akan dilakukan yakni memperkuat fondasi organisasi agar seluruh program pembinaan dapat berjalan maksimal.

"Kalau organisasi tidak kuat, maka kita akan cukup kesulitan dalam mewujudkan apa yang kita targetkan," ucapnya

Kedepan, lanjutnya, PASI Maluku akan dihadapkan dengan sejumlah agenda penting, termasuk persiapan menghadapi PON 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Jakarta.

"Ada beberapa tahapan yang akan kita hadapi, khususnya event 2028 di NTT dan Jakarta. Karena itu kita harus mulai mempersiapkan atlet dari sekarang,” ujarnya.

Ia menegaskan, keterbatasan anggaran maupun fasilitas tidak boleh menjadi penghalang dalam membangun prestasi atletik Maluku.

“Kita harus memanfaatkan apa yang ada sekarang. Stok dan kemampuan kita memang terbatas, tapi itu tidak berarti kita tidak bisa memaksimalkan potensi yang ada,” tegasnya.

Levi juga menyoroti pentingnya pembinaan atlet usia muda dan pengembangan pelatih maupun lapisan kepemimpinan organisasi hingga kabupaten/kota.

"Yang paling utama itu pengembangan pembinaan dan lapisan kedua di daerah. Jadi pembinaan atlet harus berjalan terus," kata Levi menambahkan

Selain itu, dirinya mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk pelatih dan perangkat pertandingan yang memiliki lisensi resmi.

“Berapa pelatih di Maluku yang sudah punya lisensi, itu juga harus menjadi perhatian. Karena kalau kita mau maju, kualitas SDM olahraga juga harus diperkuat,” tandasnya.

Levi mengakui, dunia olahraga sering dihadapkan pada keterbatasan sponsor maupun dukungan anggaran. Namun menurutnya, pengurus olahraga harus tetap total dalam bekerja demi kemajuan atlet dan organisasi.

"Jadi pengurus olahraga itu harus total. Kalau mau membangun olahraga, harus kerja serius dan punya komitmen," tutup bos Cafe Ujung JMP itu

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....