Rutan Masohi  Komitmen Berantas Peredaran Handphone Ilegal, Narkoba dan Penipuan

  • 08 Mei 2026 12:57 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID,Ambon-Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Masohi tegaskan komitmen dalam memberantas bersih dari Handphone illegal, Narkoba dan Penipuan ini merupakan tindak lanjut arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Jumat 8 Mei 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pejabat struktural, staf, dan regu pengamanan Rutan Masohi sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan rutan yang aman, bersih, dan berintegritas.

Kegiatan ini juga dihadiri dan disaksikan langsung oleh perwakilan Koramil 1502-02 Amahai dan Polsek Kota Masohi sebagai bentuk kerja sama dalam mendukung pemberantasan narkoba, handphone ilegal, dan penipuan di dalam Rutan Masohi.

Kepala Rutan Kelas IIB Masohi, Idris Kilkoda, menegaskan bahwa seluruh jajaran harus memiliki komitmen yang sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.

“Komitmen ini bukan hanya sebatas seremonial, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan pengawasan yang konsisten. Kami tidak akan memberikan ruang bagi peredaran narkoba, penggunaan handphone ilegal, maupun praktik penipuan di dalam Rutan Masohi. Sinergi dengan aparat TNI dan Polri juga menjadi kekuatan penting dalam menjaga integritas serta keamanan rutan,” tegas Idris.

Sementara itu, petugas seorang petugas Rutan Masohi, Jefri Leunufna, menyampaikan bahwa seluruh petugas pengamanan siap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi menjaga situasi rutan tetap kondusif.

“Kami sebagai petugas jaga akan terus meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan di setiap blok hunian. Komitmen pemberantasan handphone ilegal, narkoba, dan penipuan menjadi tanggung jawab bersama demi menciptakan lingkungan rutan yang aman dan tertib,” ujar Jefri

Dengan adanya komitmen bersama ini, Rutan Masohi berkomitmen dapat terus menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran narkoba, handphone ilegal, serta praktik penipuan, sekaligus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dalam mendukung pembinaan warga binaan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....