Rayakan Kelulusan dengan Pesta Joget, Begini Penjelasan Disdikbud

  • 07 Mei 2026 15:00 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Maluku, Fanje Mandaku mengaku sangat menyayangkan aksi para siswa di sejumlah sekolah di Maluku yang merayakan kelulusan dengan cara berkonvoi dan pesta joget ala diskotek.

Pasalnya, sebelum pengumuman kelulusan, pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh SMA di 11 kabupaten/ kota untuk melarang para siswa merayakan kelulusan dengan aksi coret baju, konvoi dan kegiatan yang bersifat negatif lainnya.

"Tentu kita sangat sayangkan ada perayaan kelulusan yang heboh-heboh seperti itu," kata Fanje Mandaku dihubungi via seluler, Kamis, 7 Mei 2026.

Menurutnya, selain memerintahkan pihak sekolah melarang siswa merayakan hasil lulus dengan kegiatan yang tidak mendidik, pihaknya juga meminta agar hasil lulus diumumkan secara online. Langkah ini dilakukan agar tidak ada kumpul-kumpul dalam jumlah banyak.

Namun fakta di lapangan, masih saja ada siswa

yang merayakan kelulusan dengan cara yang tidak elok hingga menuai kecaman dan hujatan dari publik.

"Anak-anak biar dilarang lagi, mereka punya kebiasaan dan sudah terbiasa setiap tahun jadi setelah dengar lulus mereka saling berkabar satu sama lain lalu bikin acara begitu. Itu sudah diluar lingkungan sekolah dan bukan tanggung jawab sekolah lagi," ujarnya

Terkait perayaan kelulusan yang dilaksanakan para siswa dengan mencoret baju, berkonvoi hingga mengadakan pesta ala diskotek yang terjadi di beberapa tempat di wilayah Maluku Tengah, Fanje mengaku pihaknya akan menindaklajutinya dengan berkoordinasi bersama pihak sekolah dimana aksi itu dilakukan.

"Soal heboh-heboh itu nanti saya komunikasi dengan kepala sekolahnya dulu kita pastikan dulu," kata Fanje menambahkan

Sebelumnya, aksi pelajar SMA sejumlah sekolah di Maluku yang merayakan pengumuman kelulusan dengan cara berhura-hura dan berkonvoi di di tengah perkampungan viral di media sosial.

Aksi para pelajar sejumlah SMA itu menuai kecaman hingga kontroversi lantaran cara mereka merayakan kelulusan dinilai sangat tidak pantas.

Dari sejumlah video yang beredar di medsos, para pelajar SMA di Maluku Tengah (Malteng) terlihat merayakan kelulusan dengan menggelar pesta dengan suasana bak di dalam diskotek.

Mereka berjoget dan menari mengikuti alunan musik keras dengan sorotan lampu yang berkedap kedip. Misalnya seperti di salah satu desa di Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....