Impor Maluku Triwulan I 2026 Melonjak 73,04 Persen, Didominasi Sektor Migas
- 06 Mei 2026 07:24 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Kinerja impor Maluku pada triwulan pertama 2026 menunjukkan peningkatan signifikan. Statistisi Ahli Madya BPS Maluku, Jessica Pupella dalam paparannya menyebut total impor Januari - Maret 2026 mencapai US$149,77 juta atau tumbuh 73,04 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan tersebut terutama didorong oleh sektor migas yang mencatat nilai impor sebesar US$112,60 juta. Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode Januari- Maret 2025 sebesar US$85,88 juta dan berkontribusi 75,18 persen terhadap total impor.
Sementara itu, sektor nonmigas juga mengalami lonjakan yang cukup tajam selama periode tersebut. Nilainya meningkat dari US$0,67 juta menjadi US$37,18 juta atau menyumbang 24,82 persen dari total impor Maluku.
“Secara kumulatif, impor Maluku pada Januari - Maret 2026 naik dari US$86,55 juta menjadi US$149,77 juta,” kata Pupella dalam paparannya.
Dijelaskan, negara pemasok utama pada kinerja impor Maluku antara lain Singapura dengan kontribusi 49,42 persen, diikuti Malaysia 25,76 persen, Finlandia 24,34 persen, dan Tiongkok sebesar 0,48 persen.
Berdasarkan pelabuhan bongkar lanjutnya, aktivitas impor Maluku masih terpusat di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon. Pelabuhan ini mencatat nilai impor sebesar US$149,06 juta atau berkontribusi 99,52 persen terhadap total impor.
“Kinerja Pelabuhan Yos Sudarso Ambon juga menunjukkan pertumbuhan sebesar 73,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini menegaskan perannya sebagai pintu utama masuknya barang impor ke wilayah Maluku,”ucap Pupella menutup paparannya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....