PKB Kejar target di Pileg, Basri: Kader Harus Solid

  • 05 Mei 2026 16:40 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Kader dan simpatisan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Maluku diingatkan untuk tetap fokus menyelesaikan sejumlah pekerjaan rumah (PR) jelang pemilihan legislatif (pemilu) 2029 mendatang. Hal ini disampaikan Ketua DPW PKB Maluku, Basri Damis, yang menekankan pentingnya soliditas kader dalam menghadapi kontestasi politik yang semakin dinamis.

Menurutnya, meskipun berbagai persiapan telah dilakukan, PKB masih perlu bekerja keras untuk mencapai target perolehan kursi yang tetapkan, baik di tingkat DPRD kabupaten/kota, provinsi, hingga DPR RI.

"Masih ada PR besar yang harus diselesaikan. Kita tidak boleh lengah. Semua kader harus tetap solid dan bergerak bersama untuk mencapai target di Pileg 2029 mendatang, terlebih kepada para pimpinan baru di tingkat DPC nanti," kata Basri Damis di Ambon, kemarin

Dia mengatakan, capaian Pemilu 2024 menjadi evaluasi penting bagi seluruh kader. Dari 39 daerah pemilihan (dapil) di Maluku, PKB baru mampu meraih 31 kursi, sehingga masih terdapat delapan kursi yang belum terisi.

Untuk itu, kepemimpinan DPC di 11 kabupaten/kota menjadi kunci utama dalam memperluas basis dukungan sekaligus memperkuat kerja-kerja politik di akar rumput.

“Menjadi pemimpin PKB harus mampu merangkul semua pihak, menyatukan perbedaan, dan siap menghadapi tantangan untuk membesarkan partai di Maluku," ucapnya

Basri juga menegaskan bahwa setiap kader memiliki tanggung jawab untuk mendorong peningkatan kursi legislatif, sejalan dengan arahan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar.

"Semua jenjang harus menjadi perhatian. Kursi di DPRD provinsi dan DPR RI juga harus diperjuangkan secara maksimal," kata Basri menambahkan

Dikatakan, DPW PKB Maluku kini tengah mematangkan proses kaderisasi melalui pelaksanaan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) bagi calon Ketua DPC.

Kegiatan yang diikuti 71 peserta ini menjadi bagian dari strategi partai untuk melahirkan pemimpin yang dinilai mampu menjawab tantangan elektoral ke depan.

Basri menilai proses kaderisasi di tubuh PKB Maluku selama ini berjalan cukup baik. Namun, melalui UKK, partai ingin memastikan bahwa kepemimpinan yang lahir benar-benar akuntabel, solid, dan memiliki kapasitas membesarkan partai.

“UKK ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan pemimpin yang mampu bekerja dan mencapai target partai," ingatnya

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....