Gubernur Maluku Sebut Aktivitas IIegal di Gunung Botak Mulai Terkendali
- 05 Mei 2026 10:49 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyebut aktivitas tambang ilegal di kawasan Gunung Botak mulai menunjukkan kondisi yang lebih terkendali. Hal ini disampaikan usai menerima kunjungan Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto di Kantor Gubernur Maluku.
Menurut Lewerissa, pengendalian aktivitas tambang tersebut tidak lepas dari sinergi kuat antara pemerintah daerah, aparat TNI dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan. Koordinasi lintas sektor dinilai menjadi kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan strategis di daerah.
Ia menjelaskan, penertiban yang dilakukan saat ini jauh lebih efektif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Keberadaan pos pengamanan di kawasan Gunung Botak juga memastikan pengawasan berjalan secara berkelanjutan dan lebih terkontrol.
“Selama bertahun-tahun kawasan itu ditertibkan tapi selalu muncul kembali. Sekarang sudah tegas dan menunjukkan hasil yang baik,” ujar Lewerissa kepada wartawan.
Gubernur menegaskan, langkah tegas tersebut penting untuk melindungi lingkungan dan keselamatan masyarakat dari dampak pertambangan ilegal. Praktik tanpa izin selama ini dinilai hanya berorientasi pada keuntungan tanpa memperhatikan kerusakan ekosistem jangka panjang.
Pemerintah Provinsi Maluku, lanjutnya, berkomitmen mendorong peralihan ke aktivitas pertambangan yang legal dan sesuai standar pengelolaan limbah. Upaya ini dilakukan melalui koordinasi intensif bersama TNI dan Polri agar tidak ada lagi celah bagi aktivitas ilegal.
Ditambahkan, semangat kolaborasi antar sektor akan terus diperkuat demi mendukung pembangunan daerah yang aman dan berkelanjutan. Kepentingan masyarakat Maluku dipastikan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....