Kinerja Ekspor Maluku Maret 2026 Alami Penurunan Tajam
- 05 Mei 2026 08:46 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Kinerja ekspor Provinsi Maluku pada Maret 2026 tercatat mengalami penurunan tajam. Statistisi Ahli Madya BPS Maluku, Jessica Pupella dalam paparannya menyebut, nilai ekspor hanya mencapai US$0,11 juta atau anjlok 86,52 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Penurunan ini terutama dipicu melemahnya sektor nonmigas yang selama ini menjadi andalan daerah. Komoditas ikan dan udang sebagai penopang utama ekspor tercatat mengalami penurunan permintaan yang signifikan.
Seluruh aktivitas ekspor Maluku pada periode tersebut hanya ditujukan ke satu negara tujuan, yakni Hongkong. Tidak adanya pengiriman ke Tiongkok yang sebelumnya menjadi mitra utama turut memperparah penurunan nilai ekspor.
“Kondisi ini menunjukkan kontraksi yang tinggi sekaligus ketergantungan ekspor Maluku pada pasar tertentu,” ujar Pupella.
Dari sisi distribusi, seluruh pengiriman barang hanya melalui Pelabuhan Tual sebagai satu-satunya gerbang ekspor. “Secara keseluruhan, kinerja ekspor Maluku menunjukkan kontraksi signifikan baik secara bulanan maupun tahunan dengan ketergantungan yang tinggi pada satu pelabuhan utama,” ucapnya menjelaskan.
Sementara itu, volume ekspor Maluku juga tercatat menurun menjadi 0,01 ribu ton pada Maret 2026. Angka ini merosot 79,17 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Seluruh volume ekspor tersebut didominasi oleh komoditas ikan dan udang tanpa kontribusi dari sektor lain,” tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....