Marak Kasus Bunuh Diri di JMP Ambon, Bodewin Ajak Warga Perkuat Kepedulian

  • 05 Mei 2026 06:44 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena memberikan respons serius terkait maraknya kasus bunuh diri yang terjadi di Jembatan Merah Putih (JMP), Kota Ambon. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli dan saling mengingatkan satu sama lain, terutama di lingkungan keluarga.

Dikatakan, JMP dibangun sebagai infrastruktur vital untuk mempercepat akses transportasi yang menghubungkan Desa Hative Kecil di Kecamatan Sirimau dan Desa Rumah Tiga di Kecamatan Teluk Ambon. Ikon kebanggaan Kota Ambon ini seharusnya menjadi simbol kemajuan, bukan lokasi yang menyimpan kesan menakutkan bagi warga.

Bodewin mengkhawatirkan adanya fenomena peniruan tindakan negatif jika pengawasan secara spiritual dan sosial tidak diperketat. Menurutnya, niat seseorang sulit dibendung hanya dengan pengawasan fisik tanpa adanya kesadaran dari dalam diri masing-masing.

“Seketat apapun pengawasan, tetapi sepanjang niat itu ada, itu tidak akan bisa kita hindari. Siapa yang bisa menjaga JMP itu 1x 24 jam. Karena itu kami berharap masing-masing kita dalam keluarga mari saling mengingatkan,” ujarnya mengimbau.

Wali Kota menekankan, sesulit apa pun masalah yang dihadapi, pasti selalu ada jalan keluar yang bisa ditemukan. Ia meminta warga untuk tidak mengambil keputusan pendek yang justru akan merugikan diri sendiri, keluarga, hingga masyarakat luas.

Pemerintah Kota Ambon juga merasa khawatir jika citra JMP berubah menjadi tempat yang menyeramkan bagi pelintas. Padahal, fasilitas ini dirancang sebagai solusi transportasi yang nyaman dan menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Maluku.

“Nanti lama-lama orang akan takut lewat JMP,” ucapnya.

Terkait teknis pengamanan, Bodewin mengaku telah berkoordinasi intensif dengan pihak terkait dan Pemkot Ambon tetap proaktif melakukan pengawasan di lapangan sesuai kapasitasnya.

Langkah nyata seperti pemasangan spanduk imbauan telah dilakukan sebagai bentuk peringatan visual bagi para pengguna jalan. Namun, Bodewin kembali menegaskan bahwa keamanan jembatan ini merupakan tanggung jawab kolektif yang membutuhkan peran bersama seluruh elemen warga.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....