BPS Maluku Jamin Kerahasiaan Data Sensus Ekonomi 2026

  • 28 Apr 2026 08:17 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia menjamin penuh kerahasiaan data yang diberikan oleh para responden dalam Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan berlangsung pada Mei 2026. Ia menegaskan, data hasil sensus dilindungi oleh undang-undang dan tidak akan disalahgunakan untuk kepentingan di luar statistik.

“Masyarakat dan pelaku usaha diminta untuk tidak khawatir atau panik terkait potensi kebocoran data kepada pihak lain. BPS berkomitmen menjaga privasi informan karena integritas data adalah prioritas tertinggi dalam menjalankan amanat negara ini,” ujarnya dalam dialog di RRI.

Maritje juga menyoroti fenomena data ganda yang kerap dimiliki pelaku usaha karena kekhawatiran terkait urusan perpajakan. Pihaknya berharap pengusaha memberikan data riil mengenai omset agar kinerja nilai tambah ekonomi daerah dapat terpotret secara representatif.

Seluruh pelaku usaha, termasuk UMKM yang menjamur hingga ke lingkungan perumahan, akan didatangi secara menyeluruh oleh petugas. Peran ketua RT dan tokoh masyarakat sangat diharapkan untuk membantu menyampaikan pesan berantai terkait SE2026 agar proses pendataan berjalan lancar.

“Berdasarkan hasil ground check, ada sekitar 200.000 unit usaha di Maluku yang menjadi target sasaran sensus,” ujarnya.

Ditambahkan, SE2026 juga akan menangkap fenomena transformasi digital yang telah mengubah wajah ekonomi secara drastis dalam sepuluh tahun terakhir. Pola konsumsi masyarakat yang kini beralih ke layanan berbasis aplikasi menjadi poin penting yang akan direkam oleh BPS.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....