AyoPramuka Hadirkan Fitur Luring, Solusi Transformasi Digital di Wilayah 3T

  • 26 Apr 2026 19:33 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID. Ambon - Gerakan Pramuka resmi meluncurkan strategi transformasi digital khusus untuk kawasan kepulauan guna menjawab tantangan geografis di wilayah Timur Indonesia. Dalam Dialog "Ngobras" yang berlangsung pada Minggu, 26 April 2026, Kepala Wilayah Timur Tim Pendapatan Pusdatin Kwarnas Gerakan Pramuka, Beny Romansyah, menegaskan bahwa keterbatasan sinyal di pelosok bukan lagi penghalang bagi anggota Pramuka di Maluku untuk tetap eksis di ruang digital melalui strategi Konektivitas Berbasis Inklusi.

Menurutnya, pilar utama dalam gerakan ini adalah optimalisasi aplikasi AyoPramuka yang kini dilengkapi fitur akses Offline-to-Online. Inovasi ini menjadi solusi konkret bagi wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) di Maluku, di mana anggota tetap dapat melakukan penginputan data secara luring (offline).

Data tersebut akan tersinkronisasi secara otomatis ke pusat data nasional begitu perangkat terhubung ke internet, sehingga administrasi pelaporan tetap berjalan secara real-time. Selain pembaruan sistem, Beny Romansyah juga mendorong pemanfaatan Visual Radio dan konten multiplatform sebagai wajah baru Pramuka.

Langkah ini diambil untuk mengubah persepsi kegiatan kepanduan agar tidak lagi dianggap kuno oleh generasi muda. Dengan gaya komunikasi yang lebih visual dan interaktif di berbagai lini media sosial, Pramuka diposisikan sebagai wadah kreativitas yang adaptif terhadap tren teknologi komunikasi terkini.

Kota Ambon, yang menyandang predikat City of Music, diproyeksikan menjadi motor penggerak dalam produksi konten kreatif kepramukaan. Kekayaan budaya lokal akan diintegrasikan dengan media digital seperti podcast dan live streaming untuk menyebarkan nilai-nilai kepanduan.

Beny berharap identitas budaya Maluku yang kuat dapat menjadi daya tarik unik dalam konten digital, membuktikan bahwa digitalisasi mampu berjalan selaras dengan kearifan lokal. Lebih jauh, Beny menekankan bahwa transformasi digital merupakan alat perjuangan untuk menyatukan ribuan pulau di kawasan Timur Indonesia.

Dengan sinergi antara teknologi inklusif dan kreativitas, Pramuka di Maluku diharapkan menjadi pionir bagi wilayah kepulauan lainnya. Langkah besar ini bertujuan mencetak pemimpin masa depan yang tidak hanya fasih teknologi, tetapi juga tetap memegang teguh jati diri bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....