Antrean Kendaraan Mengular, Petugas SPBU Slamet Riyadi Ambon Kerja Ekstra

  • 24 Apr 2026 22:47 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Volume kendaraan roda dua di SPBU Jalan Slamet Riyadi, Kota Ambon, mengalami peningkatan signifikan pada Jumat, 24 April 2026. Pantauan di lokasi menunjukkan antrean mulai memadat sejak pagi hingga malam hari, bahkan ekor antrean sempat mengular hingga ke bahu jalan utama.

Di tengah tingginya harga BBM nonsubsidi, para petugas SPBU terpaksa bekerja ekstra cepat guna memastikan distribusi bahan bakar tetap lancar dan sesuai prosedur keselamatan. Salah satu petugas, Ardi, mengungkapkan bahwa dirinya harus tetap mengedepankan sikap humanis meski di bawah tekanan antrean yang padat.

Selain melayani pengisian, ia wajib teliti memindai kode QR setiap pengendara demi memastikan ketepatan sasaran subsidi. Tantangan fisik berupa cuaca panas dan aroma bahan bakar yang menyengat diakuinya sebagai risiko profesional agar tidak terjadi penumpukan kendaraan yang memicu kemacetan di kawasan padat tersebut.

Kondisi ini dikeluhkan Sardi Makatita, salah seorang pengendara roda dua yang ikut mengantre. Sardi mengaku penyesuaian harga BBM saat ini cukup membebani pengeluaran harian, terutama bagi dirinya yang memiliki mobilitas kerja tinggi.

Meski demikian, ia mengapresiasi kesigapan para petugas di lapangan yang tetap sabar dan sigap melayani konsumen sehingga warga bisa segera kembali beraktivitas tepat waktu. Sempat terjadi ketegangan kecil akibat upaya beberapa pengendara yang mencoba menerobos antrean, namun situasi berhasil diredam berkat koordinasi cepat antara Ardi dan petugas keamanan.

Dialog antara petugas dan konsumen di lapangan mencerminkan realitas adaptasi masyarakat Ambon terhadap dinamika ekonomi nasional. Pihak manajemen SPBU setempat pun terus berupaya menjaga ketersediaan stok guna mengantisipasi kelangkaan yang dapat memperburuk keadaan.

Memasuki jam berakhirnya waktu sibuk kantor, situasi di SPBU terpantau mulai melandai. Perjuangan kolektif antara ketelitian petugas dan kesabaran warga dalam menghadapi fluktuasi harga energi menjadi gambaran kondisi sosial di Maluku saat ini.

Distribusi BBM di wilayah Ambon diharapkan tetap stabil dalam beberapa hari ke depan guna menjaga daya beli masyarakat serta menjamin kelancaran arus transportasi lokal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....