BPBD Pastikan Gempa MBD Tidak Menimbulkan Kerusakan
- 24 Apr 2026 13:51 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Provinsi Maluku memastikan tidak ada dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa berkekuatan 4,9 magnitudo yang terjadi di timur laut MBD, pada Jumat pagi, 24 April 2026.
"Sejauh ini tidak ada laporan soal kerusakan akibat gempa yang terjadi,” kata Kepala BPBD MBD, Jemy Lico yang dihubungi via seluler
Menurutnya, meskipun berkekuatan 4,9 magnitudo, tapi getarannya tidak dirasakan di wilayah tersebut.” Getaran gempa juga tidak dirasakan warga di sini, mungkin di pulau-pulau ya tapi belum ada laporan juga ya,” ujarnya.
Selain di wilayah MBD, warga di Kepulauan Banda, Maluku Tengah, juga tidak merasakan getaran gempa tersebut.
"Kita tidak merasakan ada getaran gempa di sini, mungkin terlalu jauh,” kata Salmin saat dikonfirmasi secara terpisah.
Gempa bermagnitudo 4,9 yang berpusat di Laut Banda itu terjadi pada Pukul 07.13 WIT.
Adapun gempa yang terjadi berada pada titik koordinat 7,42 Lintang Selatan dan 129,34 Bujur Barat atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 190 km arah Timur Laut Maluku Barat Daya pada kedalaman 150 km.
Data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut menunjukkan gempa yang terjadi merupakan jenis gempa menengah yang terjadi akibat adanya aktivitas deformasi dalam lempeng atau intraslab subdiksi Laut Banda.
"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar turun atau oblique normal,” kata Plt Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangan tertulisnya.
Berdasarkan estimasi peta guncangan, gempa tersebut menimbulkan guncangan di daerah Pulau-Pulau Babar, dan Pulau Wetang Maluku Barat Daya dengan skala intensitas III MMI. BMKG memastikan bahwa gempa tersebut tidak berisiko menimbulkan tsunami.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....