Gempa M4,9 Guncang Laut Banda, Tidak Berpotensi Tsunami

  • 24 Apr 2026 07:28 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Laut Banda, Maluku Barat Daya, Jumat (24/4/2026) pagi. Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 07.13 WIT dengan magnitudo terbaru tercatat sebesar 4,9.

BMKG menjelaskan, episenter gempa berada pada koordinat 7,42 Lintang Selatan dan 129,34 Bujur Timur. Lokasi gempa berada di laut, sekitar 190 kilometer arah timur laut Maluku Barat Daya dengan kedalaman 150 kilometer.

Dengan memperhatikan lokasi dan kedalaman hiposenter, gempa ini tergolong sebagai gempa menengah. Peristiwa tersebut dipicu oleh aktivitas deformasi dalam lempeng (intraslab) pada zona subduksi di Laut Banda.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa memiliki pola pergerakan mendatar turun atau oblique normal. Kondisi ini umum terjadi pada wilayah dengan aktivitas tektonik tinggi seperti kawasan Banda.

Berdasarkan peta guncangan (shakemap), getaran gempa dirasakan di wilayah Pulau-Pulau Babar dan Pulau Wetang, Maluku Barat Daya dengan skala intensitas III MMI. Getaran pada skala ini dirasakan nyata di dalam rumah, seperti adanya truk yang melintas.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan terkait kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut. BMKG juga memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Hingga pukul 07.40 WIT, hasil pemantauan BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock). Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpancing informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

BMKG mengingatkan agar masyarakat hanya mengakses informasi resmi melalui kanal komunikasi yang telah terverifikasi, termasuk situs resmi dan media sosial BMKG, guna menghindari hoaks terkait kejadian gempa.



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....