Bulog Beri Penguatan Pemahaman Swasembada Pangan ke Siswa
- 21 Apr 2026 17:13 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon: Perusahaan umum (Perum) Bulog Kantor Wilayah Maluku menggelar kegiatan sosialisasi terkait swasembada pangan kepada siswa sekolah menengah atas (SMA) 13 Ambon. Kegiatan tersebut sebagai upaya meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap ketahanan pangan nasional.
"Kita ingin memperkenalkan peran Bulog dalam menjaga ketersediaan pangan, khususnya beras. Makanya kita sosilisasi dengan memberikan pemahaman mengenai proses pengelolaan beras, mulai dari pengadaan hingga distribusi ke masyarakat,” kata Kepala Perum Bulog Maluku Wilayah Maluku-Malut, Rudy Senawi Tahir, di Ambon, Selasa, 21 April 2026
Menurutnya, program ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap kebijakan swasembada pangan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Saat ini, secara nasional, stok beras Indonesia disebut telah mendekati 5 juta ton.
"Ini patut kita banggakan, karena Indonesia sudah mencapai hampir 5 juta ton. Kami ingin siswa mengetahui bahwa Indonesia memiliki ketersediaan beras yang cukup," ucapnya
Selain itu, Bulog juga membuka informasi secara transparan kepada masyarakat terkait ketersediaan dan distribusi pangan. Untuk wilayah Maluku dan Maluku Utara, stok beras saat ini tercatat sekitar 15 ribu ton dan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga enam bulan ke depan.
“Stok khususnya di Maluku dan Maluku Utara saat ini sekitar 15 ribu ton dan itu dipastikan aman hingga enam bulan ke depan. Kami tidak menutup-nutupi, semua kami sampaikan secara terbuka kepada masyarakat," ujarnya
Melalui kegiatan ini, Bulog berharap para siswa dapat memahami pentingnya ketahanan pangan serta peran lembaga dalam menjamin ketersediaan bahan pokok.
“Kegiatan edukasi seperti ini kami harapkan bisa terus berlanjut. Minimal masyarakat, khususnya siswa SMA, bisa memahami bagaimana proses beras itu sampai ke gudang Bulog dan didistribusikan ke masyarakat," kata Rudy.
Ketua Osis SMA 13 Ambon, Kesya Mekar mengaku mendapatkan wawasan baru terkait peran Bulog dalam menjaga ketersediaan pangan. Ia menyebut, sebelumnya tidak mengetahui secara detail proses distribusi beras hingga sampai ke masyarakat.
“Kami jadi tahu bagaimana proses beras dari awal sampai disimpan di gudang Bulog. Ternyata prosesnya panjang dan diawasi dengan baik," jelasnya
Siswa lainnya juga menilai kegiatan tersebut penting untuk menambah pengetahuan di luar materi sekolah, khususnya terkait ketahanan pangan nasional.
"Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena kami bisa belajar langsung di lapangan. Jadi lebih paham tentang swasembada pangan dan peran Bulog dalam menjaga stok beras," ujarnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....