BBRMP-BPSB Maluku Bersinergi, Fokus Pemurnian dan Sertifikasi Benih

  • 21 Apr 2026 16:59 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) bersama Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Maluku terus fokus pada pemurnian dan sertifikasi benih. Ini dilakukan guna menjamin ketersediaan benih berkualitas bagi petani di Maluku.

"Saat ini kita tengah membangun sistem produksi benih mandiri di tingkat provinsi. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kita berkolaborasi dengan BPSB Maluku," kata Kepala BBRMP Maluku Gunawan, di Ambon, Selasa, 21 April 2026

Menurutnya, pihaknya juga telah melakukan pertemuan dengan Kepala BPSB Maluku, Mufli Tuanaya. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk menyinergikan pengembangan sektor perbenihan melalui koordinasi teknis dan penguatan peran masing-masing lembaga.

Dijelaskan, dalam diskusi, kedua pihak menyoroti pentingnya penyediaan benih unggul, seperti benih berlabel ungu atau Benih Pokok (Stock Seed), yang berperan menjaga kemurnian varietas sekaligus meningkatkan hasil produksi pertanian.

“Karena selama ini, petani di Maluku masih banyak bergantung pada pasokan benih dari luar daerah, yang berdampak pada tingginya biaya produksi dan terbatasnya akses terhadap benih bersertifikat," ucapnya

BBRMP Maluku menyatakan kesiapan untuk mengambil peran lebih besar sebagai penangkar benih di tingkat provinsi. Upaya ini diharapkan mampu menghadirkan ketersediaan stok benih unggul secara berkelanjutan di dalam daerah serta mengurangi ketergantungan distribusi dari luar Maluku.

"Dengan dukungan teknis dan pengawasan dari BPSB, proses pemurnian dan sertifikasi benih ditargetkan berjalan lebih optimal dan sesuai standar. Program ini direncanakan mulai dilaksanakan pada Juni 2026," ujarnya

Ditambahkan, ke depan, kolaborasi ini diharapkan menjadikan Maluku sebagai salah satu pusat pengembangan benih yang andal, sehingga petani dapat memperoleh benih berkualitas dengan harga terjangkau, sekaligus mendorong peningkatan produktivitas dan kemandirian pangan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....