Posisi Ketua Golkar Malra Dilirik Putra Jhon Kei
- 20 Apr 2026 15:58 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon: Bursa calon Ketua DPD II Golkar Maluku Tenggara (Malra) mulai memanas. Beberapa nama mulai bermunculan menjelang musyawarah daerah (Musda), termasuk salah satunya Mosad Kennedy Refra (MKR)
Mosad yang adalah putra dari Jhon Refra alias Jhon Kei ini dikabarkan siap maju bertarung dalam bursa pencalonan tersebut. Ia bahkan telah mendapat dukungan dari sejumlah pemilik suara.
MKR yang berdomisili di Jakarta itu juga telah tiba di Malra dua hari lalu untuk persiapan mengikuti proses Musda Golkar. Dari video yang beredar di media sosial facebook, saat tiba di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur, MKR disambut meriah oleh ratusan pendukung.
Terkait kejelasan MKR dalam bursa calon ketua DPD II Golkar Malra, Sekretaris DPD Partai Golkar Maluku Anos Jeremias mengatakan, sesuai informasi yang beredar, MKR dikabarkan akan ikut ambil bagian dalam proses pencalonan.
"Tapi yang bersangkutan belum mendaftar jadi kita belum bisa berkomentar. Nanti setelah pendafaran dibuka baru kita ketahui kejelasannya seperti apa," kata Anos dikonfirmasi via seluler, Senin, 20 April 2026
Adapun saat ini proses Musda Partai Golkar Malra sementara ditunda usai meninggalnya Ketua DPD Partai Golkar Malra, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei akibat ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun Langgur pada Minggu kemarin.
Menurut Anos sebelum insiden penikaman terhadap Nus Kei terjadi, panitia Musda belum membuka proses pendaftaran calon Ketua DPD Golkar Maluku Tenggara. Sehingga pihaknya belum dapat memastikan siapa saja figur yang akan maju dalam musda tersebut.
“Mereka belum buka pendaftaran juga nanti kalau sudah buka pendaftaran, ada yang sudah mendaftar baru kita bisa tahu siapa-siapa yang akan maju,“ ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara Agrapinus Rumatora atau yang biasa disapa Nus Kei diserang dan ditikam orang tak dikenal di kawasan Bandara Karel Sadsuitubun Langgur, Malra, Minggu, 19 April 2026.
Akibat kejadian itu korban mengalami luka tusuk di bagian tubuh hingga harus dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani peraweatan medis. Namun tak berselang lama, korban dilaprokan meninggal dunia.
Terkait kejadian itu polisi telah menangkap dua orang terduga pelaku. Polisi hingga kini masih mendalami motif dibalik kejadian tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....