Kedaulatan Pangan Maluku Diperkuat Melalui Sertifikasi Benih Mandiri

  • 18 Apr 2026 15:28 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Upaya memperkuat kedaulatan pangan di Maluku terus didorong melalui pengembangan benih bersertifikat secara mandiri. Langkah ini dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan petani terhadap pasokan benih dari luar daerah.

Pengembangan benih bersertifikat mandiri ini digagas melalui kolaborasi Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Maluku bersama Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Maluku.

Kepala BPSB Provinsi Maluku Mufli Tuanaya saat melakukan kunjungan ke BRMP Maluku menegaskan, kemandirian benih adalah fondasi utama untuk mencapai kedaulatan pangan yang sejati. Langkah ini disambut strategis oleh Plt. Kepala BRMP Maluku Gunawan, melalui penyediaan fasilitas penangkaran yang akan diawasi ketat oleh tenaga ahli pengawas benih tanaman.

Dikatakan, selama ini, arus masuk benih dari luar daerah kerap memicu pembengkakan biaya produksi yang mencekik ekonomi para petani lokal. Selain harga yang mahal, keterlambatan distribusi seringkali menjadi penghambat utama dalam mengejar masa tanam yang tepat di wilayah kepulauan ini.

"Keterlambatan distribusi benih dari luar seringkali membuat momentum tanam petani hilang dan menurunkan angka produktivitas secara signifikan," ujarnya.

Sementara itu, Plt. Kepala BRMP Maluku, Gunawan memastikan pihaknya siap mengambil peran besar sebagai penangkar utama guna memastikan stok benih unggul selalu tersedia di Maluku. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan ketersediaan stok benih unggul secara berkelanjutan di dalam daerah, sekaligus memutus ketergantungan petani terhadap distribusi dari luar Maluku.

"Dengan adanya dukungan teknis dan pengawasan dari BPSB, proses pemurnian dan sertifikasi benih diyakini dapat berjalan lebih optimal dan terstandar," kata Gunawan.

Selanjutnya dalam pertemuan tersebut, kedua pihak memastikan program pengembangan benih bersertifikat mulai berjalan pada Juni 2026. BRMP Maluku diharapkan menjadi pusat pengembangan benih yang andal di Maluku.

Melalui sertifikasi benih mandiri, kedaulatan pangan Maluku bukan lagi sekadar slogan, melainkan aksi nyata yang memihak pada nasib petani. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan daerah sekaligus meningkatkan taraf hidup masyarakat tani secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....