Piala Adipura Cermin Budaya Bersih Masyarakat Ambon, Harus Direbut Kembali
- 16 Apr 2026 07:33 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID Ambon – Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries Benel Gasperz dalam Dialog Aspirasi Maluku di Pro1 RRI Ambon pada Rabu,15 April 2026 menegaskan, ambisi meraih kembali penghargaan Piala Adipura bukan sekadar mengejar prestasi seremonial. Penghargaan tertinggi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tersebut sejatinya merupakan tolok ukur nyata atas tumbuhnya budaya bersih masyarakat di Ibu Kota Provinsi Maluku tersebut.
Apries menjelaskan, target Piala Adipura berfungsi sebagai motivator utama untuk meningkatkan standar pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Namun pengakuan nasional tersebut mustahil bisa digapai tanpa adanya transformasi perilaku yang mendasar dari seluruh elemen warga dalam menjaga ekosistem kota.
"Kembalinya Adipura Kencana ke Kota Ambon bukan sekadar simbol penghargaan, melainkan cerminan dari budaya bersih yang melekat pada masyarakat," ujar Apries. Ia menekankan bahwa esensi dari penghargaan ini adalah konsistensi dalam menjaga keindahan kota yang sudah mendarah daging.
Guna mencapai target tersebut, DLHP kini tengah mengoptimalkan berbagai sektor penilaian mulai dari manajemen sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), kebersihan fasilitas publik, hingga perluasan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Selain infrastruktur, fokus utama pemerintah saat ini adalah penguatan edukasi melalui kampanye pengurangan plastik sekali pakai dan optimalisasi pemilahan sampah di tingkat rumah tangga.
Apries mengajak seluruh warga Kota Ambon untuk terus menghidupkan semangat gotong-royong demi menekan volume sampah yang masuk ke TPA. Ia optimis, lewat sinergi antara kebijakan pemerintah dan kesadaran kolektif masyarakat, julukan "Ambon Manise" akan kembali kukuh sebagai salah satu kota terbersih di Indonesia
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....