Tanpa Label Halal, Produk Ambon Kehilangan Banyak Pembeli
- 02 Apr 2026 13:08 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon -Ketiadaan label halal pada produk lokal berdampak langsung pada hilangnya potensi ekonomi daerah. Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Maluku, Abdul Karim Kilrey, mengungkapkan pengalaman saat mendampingi tamu dari Jakarta yang ingin membeli oleh-oleh khas Ambon.
“Hanya mie sagu ditempat itu diantara produk lainnya yang sudah memiliki label halal yang dibeli hingga hampir Rp2 juta. Produk lain yang diminati tidak jadi dibeli karena belum bersertifikat halal,” ujar Kilrey.
Hal serupa juga terjadi di sektor kuliner. Wisatawan yang ingin menikmati makanan khas seperti papeda membatalkan niat karena tidak menemukan label halal di tempat usaha.
“Potensi belanja bisa mencapai Rp2 sampai Rp5 juta per kelompok. Tapi uang itu tidak jadi beredar di Ambon,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa saat ini sertifikat halal bukan hanya soal syariat, tetapi juga telah menjadi gaya hidup masyarakat yang mempengaruhi keputusan konsumen.
Ke depan, BPJPH bersama tim lintas instansi, termasuk aparat penegak hukum, akan melakukan pengawasan. Pelaku usaha yang belum memiliki sertifikat halal akan diberikan peringatan hingga berpotensi dihentikan peredaran produknya.
“Jika tidak diproses, maka sesuai undang-undang, produk tersebut harus berhenti beredar sampai memiliki sertifikat halal,” kata Kilrey.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....