TNI AD Bangun 21 Jembatan Garuda, Buka Keterisolasian Desa di Maluku-Malut

  • 01 Apr 2026 20:29 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - TNI Angkatan Darat resmi memulai pembangunan 21 "Jembatan Garuda" di titik-titik strategis wilayah Maluku dan Maluku Utara untuk membuka akses desa terisolasi. Proyek besar ini ditandai dengan acara peletakan batu pertama (Groundbreaking) yang dipimpin oleh Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura, Brigjen TNI Julius Jolly Suawa melalui vicon di Makodam Pattimura, Rabu 1 April 2026.

Pembangunan infrastruktur ini merupakan program khusus Presiden RI yang ditujukan untuk membantu masyarakat di wilayah pedalaman yang selama ini kesulitan akses transportasi. Kehadiran jembatan-jembatan tersebut diharapkan dapat menghubungkan wilayah terpencil sehingga mobilisasi warga dan distribusi barang menjadi lebih cepat.

Brigjen TNI Julius Jolly Suawa menjelaskan puluhan jembatan ini akan tersebar secara merata di bawah koordinasi Korem 151/Binaiya dan Korem 152/Baabullah. Wilayah cakupan meliputi daerah Masohi, Namlea, Saumlaki, dan Seram Bagian Barat di Provinsi Maluku. Sedangkan wilayah Maluku Utara meliputi Ternate, Tidore, Tobelo, dan Morotai.

Kapoksahli menegaskan kelancaran akses jalan merupakan kunci utama untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi warga di pelosok. Pemerintah berharap tidak ada lagi desa yang terputus aksesnya, terutama saat menghadapi kendala cuaca atau musim penghujan.

"Kami berharap jembatan ini bisa mempercepat ekonomi warga. Kalau akses jalannya lancar, ekonomi pasti tumbuh lebih baik," ujar Brigjen Julius dalam arahannya.

Kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan pesan dari Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo yang meminta seluruh jajaran TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah untuk bahu-membahu mensukseskan proyek ini.

Proyek puluhan Jembatan Garuda di Maluku dan Maluku Utara ini diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang dalam menghapus keterisolasian wilayah di kawasan timur Indonesia. Jika seluruh jembatan rampung, aktivitas harian warga diharapkan semakin produktif tanpa terkendala hambatan infrastruktur jalan lagi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....