Lebaran 7 Syawal di Mamala Dimeriahkan Sejumlah Atraksi Seni
- 28 Mar 2026 16:57 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Tradisi perayaan Lebaran 7 Syawal 1447 Hijriah di Negeri Mamala, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) pada Sabtu, 28 Maret 2026, kembali berlangsung meriah dengan berbagai atraksi seni dan budaya yang memukau masyarakat serta para pengunjung.
Kegiatan tahunan ini menjadi salah satu momentum penting bagi warga untuk mempererat siturahim sekaligus melestarikan warisan budaya leluhur.
Masyarakat dan pengunjung telah memadati lokasi acara tepatnya di depan Masjid Almuhibbin Mamala sejak siang hari. Mereka terlihat antusias.
Beragam pertunjukan mulai dari tarian Tanimbar, Katreji, tarian tradisional Manuhua, atraksi hu'ul (alifuru), Totobuang dari Negeri Gandong Soya serta pertunjukan musik dari Bucek Mony dan Galak's, salah satu grup musik lokal Ambon.
Salah satu daya tarik utama dalam perayaan ini adalah atraksi budaya pukul sapu lidi atau dalam bahasa lokal disebut Ukuwala Mahiate yang sarat makna dan nilai sejarah.
Tradisi ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur yang telah mengakar sejak jaman baheula di negeri berjuluk Hatusela Mamala itu.
Ketua Panitia Atraksi Pukul Sapu Mamala, Abdurahman Malawat mengatakan, atraksi Ukuwala Mahiate digelar tiap tahun untuk menumbuhkan cinta masyarakat Mamala terhadap pentingnya budaya leluhur.
"Dan untuk memeriahkan tradisi tiap tahunan ini, kita isi dengan sejumlah atraksi seni untuk menghibur pengunjung dan masyarakat Mamala," kata Malawat di lokasi kegiatan
Dia berharap, pemerintah Maluku dapat menjadikan atraksi ini masuk dalam agenda pariwisata nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....