Trayek Perintis di Maluku Digenjot Demi Pelayanan Masyarakat
- 05 Mar 2026 09:00 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Trayek angkutan laut perintis menjadi fokus pembahasan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Maluku dalam Focus Group Discussion (FGD) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Lantai 2 Dishub Maluku melalui video conference untuk mencari solusi jangka panjang transportasi laut perintis pada Rabu 4 Maret 2026.
Kepala Dishub Provinsi Maluku Semuel E. Huwae mengatakan trayek perintis sangat strategis menjamin konektivitas antar pulau dan membuka akses ekonomi masyarakat. “Program ini juga membantu menekan disparitas harga serta mendukung pelayanan dasar bagi warga Maluku,” ujarnya.
Ia menekankan penyusunan dan pengusulan trayek perintis harus berbasis kebutuhan nyata masyarakat dan selaras dengan kebijakan nasional transportasi laut. Olehnya itu, FGD yang dilakukan harus menjadi momentum untuk mengevaluasi trayek berjalan, mengidentifikasi wilayah yang membutuhkan pelayanan, dan menyelaraskan usulan kabupaten/kota dengan prioritas teknis.
Huwae juga menambahkan agar setiap usulan trayek wajib dilengkapi pertimbangan teknis, potensi muatan, jumlah penumpang, dan kondisi pelabuhan.
“Diskusi ini harus konstruktif dan terbuka agar pelayanan angkutan laut perintis semakin tepat sasaran dan efisien,” katanya.
Dalam FGD turut hadir Kepala Dinas Perhubungan kabupaten/kota di Maluku, Kepala KSOP, UPP Pelabuhan, GM PT Pelni Cabang Ambon, Komis 3 DPRD Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dan stakeholder lainnya. Sinergi pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan diharapkan meningkatkan efektivitas serta keberlanjutan angkutan laut perintis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....