Standar Adipura Diperketat, Ambon Masuk Kategori Pembinaan

  • 04 Mar 2026 06:12 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) secara resmi menetapkan hasil Penilaian Kinerja Pengelolaan Sampah Kabupaten/Kota Tahun 2025. Berdasarkan evaluasi tersebut, Kota Ambon kini menyandang predikat daerah “Dalam Pembinaan”.

Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup & Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries B. Gaspersz, pada Senin, 2 Maret 2026. Penetapan ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah kota untuk melakukan pembenahan sistemik dalam manajemen limbah di ibu kota Provinsi Maluku tersebut.

“Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Nomor 126 Tahun 2026. Berdasarkan hasil penilaian, Kota Ambon memperoleh skor 45,80, menempatkannya dalam jajaran 253 kabupaten/kota di Indonesia yang memerlukan pembinaan intensif,” ujarnya.

Gaspersz mengakui bahwa penilaian untuk periode Januari hingga Desember 2025 ini menerapkan standar yang jauh lebih tinggi melalui pendekatan yang disebut sebagai "Adipura Baru". Pengetatan standar ini berdampak secara nasional, di mana banyak daerah kesulitan mencapai angka maksimal.

“Dampaknya tidak ada satu pun daerah di Indonesia yang berhasil meraih predikat Adipura Kencana maupun Adipura. Sementara itu, sebanyak 35 kabupaten/kota berhasil memperoleh predikat Sertifikat Menuju Kota/Kabupaten Bersih,” ujarnya. Meski masuk dalam kategori pembinaan, posisi Kota Ambon secara angka masih berada di atas rata-rata daerah lain di wilayah Maluku. Di tingkat regional, Ambon menjadi satu-satunya daerah di provinsi ini yang berhasil menembus kategori "Dalam Pembinaan" dengan skor di bawah 60.

Sebagai perbandingan, kabupaten/kota lain di Provinsi Maluku masih tertahan di kategori "Dalam Pengawasan", yang mengindikasikan perolehan skor masih berada di bawah angka 30. Tantangan besar kini menanti Pemerintah Kota Ambon untuk meningkatkan fasilitas dan kesadaran masyarakat guna mengejar ketertinggalan di tahun mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....