Ekspor Komoditi Asal Maluku lewat Pelabuhan Luar Turun Signifikan
- 03 Mar 2026 13:16 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Kepala BPS Provinsi Maluku Maritje Pattiwaellapia menyebut, ekspor komoditi asal Maluku melalui pelabuhan di luar provinsi mengalami penurunan pada Januari 2026. Nilai ekspor melalui Pelabuhan luar Maluku tercatat sebesar US$ 0,95 juta, dengan kontribusi terbesar dari kelompok ikan dan udang mencapai 84,89 persen atau US$ 0,81 juta.
Kelompok rumput laut menyumbang 7,35 persen dari total ekspor, sedangkan sisanya berasal dari lak, getah, damar, dan perhiasan/permata. Pattiwaellapia menjelaskan, dibandingkan Desember 2025, nilai ekspor luar Maluku turun 66,30 persen dari US$ 2,83 juta.
Penurunan signifikan terjadi pada kelompok kopi, teh, dan rempah yang turun 100 persen, serta kelompok perhiasan/permata turun 98,54 persen. Sebaliknya, kelompok lak, getah, dan damar justru mengalami peningkatan sebesar 33,45 persen dibanding bulan sebelumnya.
“Secara keseluruhan, ekspor luar Maluku turun sekitar 35,70 persen atau senilai US$ 1,49 juta dibanding Januari 2025,” kata Pattiwaellapia dalam paparannya.
Ditambahkan, ada tiga pelabuhan di luar Maluku yang menjadi jalur ekspor komoditi asal provinsi ini, yakni Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, Bandara Soekarno-Hatta di Banten, dan Bandara Ngurah Rai di Bali.
“Ekspor komoditi asal Maluku jika dibandingkan dengan Desember 2025, terjadi penurunan sebesar 66,3 persen atau dari US$ 2,83 juta menjadi US$ 0,95 juta pada Januari 2026,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....