Gempa M5,1 Guncang Laut Banda

  • 19 Feb 2026 15:48 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 5,1 mengguncang wilayah Laut Banda, Kepulauan Aru, Maluku, Kamis 19 Februari 2026 pukul 14.02.20 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa memiliki parameter magnitudo terkini M5,0. Episenter gempa terletak pada koordinat 5,59° LS dan 133,78° BT, tepatnya di laut pada jarak 52 kilometer arah barat laut Kepulauan Aru, Maluku, dengan kedalaman 43 kilometer.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal. Peristiwa ini dipicu aktivitas deformasi batuan kerak bumi di Zona Graben Aru.

Berdasarkan hasil analisis mekanisme sumber, gempa tersebut memiliki mekanisme pergerakan turun atau normal fault. Karakteristik ini umum terjadi pada zona regangan kerak bumi di wilayah tersebut.

Estimasi peta guncangan (shakemap) menunjukkan gempa dirasakan di wilayah Pulau-Pulau Aru dan Kepulauan Aru dengan skala intensitas III–IV MMI. Pada skala tersebut, getaran dirasakan banyak orang di dalam rumah pada siang hari.

Sementara itu, di wilayah Aru Tengah serta Aru Selatan Utara, getaran dirasakan dengan intensitas III MMI. Getaran terasa nyata di dalam rumah, seperti truk besar yang melintas. Hingga saat ini, belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.

BMKG juga melaporkan hingga pukul 14.13 WIB belum terdeteksi adanya gempa susulan (aftershock). Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Rahmat Triyono, S.T., Dipl.Seis., M.Sc, menegaskan hasil pemodelan menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....