Cegah HIV, Warga Diajak Terapkan Pola Hidup Teratur

  • 11 Feb 2026 13:08 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ambon mengajak seluruh masyarakat untuk menerapkan pola hidup teratur sebagai langkah pencegahan penularan human immunodeficiency virus (HIV).

Imbauan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri dan lingkungan. 

"Pencegahan HIV itu tidak hanya melalui pengobatan, tetapi juga dengan menerapkan pola hidup sehat dan teratur sesuai norma," kata Kadis Kesehatan Kota Ambon, dr. Johan F. Norimana, di Ambon, Rabu, 11 Februari 2026.

Menurutnya, HIV tidak hanya berisiko pada satu komunitas tertentu, melainkan dapat menyerang siapa saja. Risiko penularan dinilai relatif sama, baik pada pengguna jarum suntik, individu dengan pasangan seksual berganti-ganti, maupun kelompok masyarakat lainnya, sehingga stigma terhadap satu komunitas dianggap tidak adil.

"Kalau mau jujur, penularan HIV ini bukan hanya dari satu komunitas. Semua orang memiliki risiko yang sama. Jadi tidak bisa menghakimi satu kelompok tertentu," ujarnya

Berdasarkan data Dinkes Ambon, jumlah kasus HIV yang tercatat hingga 2025 mencapai 274 orang. Sementara untuk tahun berjalan, pendataan masih terus dilakukan seiring berjalannya program skrining.

Upaya penemuan kasus HIV tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinkes semata. Proses skrining dilakukan melalui kerja sama dengan lembaga swadaya masyarakat (LSM), komunitas, relawan, serta pendamping yang aktif mendampingi pasien.

dr. Johan memastikan hampir seluruh puskesmas di Kota Ambon telah menyediakan layanan bagi pasien HIV, termasuk pemeriksaan dan pendampingan. Masyarakat pun diimbau untuk tidak merasa malu atau panik dalam melakukan skrining.

"Skrining HIV itu penting, meskipun merasa sehat dan hidup normal. Tidak perlu malu dan tidak perlu panik," ucapnya

Ia menekankan kepada masyarakat agar menghindari perilaku berisiko dan menjalani kehidupan yang teratur sesuai dengan norma dan nilai-nilai agama sebagai bagian dari upaya pencegahan HIV di masyarakat.

"Yang pasti kami akan memberikan pelayanan yang setara bagi seluruh pasien HIV tanpa diskriminasi. Pendekatan ini dilakukan agar penderita HIV tetap mendapatkan hak atas layanan kesehatan, pendampingan, serta edukasi yang memadai guna meningkatkan kualitas hidup mereka," katanya

Melalui upaya skrining berkelanjutan, edukasi kesehatan, serta penguatan peran keluarga dan masyarakat, Dinkes Ambon berharap kesadaran warga terhadap HIV semakin meningkat.

"Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memutus rantai penularan HIV dengan menghilangkan stigma dan saling mendukung dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan aman," ujarnya 

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....