INKAI Pomdam Pattimura Sabet 10 Medali di Ternate

  • 09 Feb 2026 18:17 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Kontingen INKAI Dojo Pomdam XV Pattimura Ambon menorehkan prestasi membanggakan di ajang GOKASI Open Karate Championship 2026. Kejuaraan ini digelar di Kota Ternate, Maluku Utara. Pertandingan berlangsung pada 8 Februari 2026. Tim Ambon tampil solid sejak awal hingga akhir kompetisi.

Dalam kejuaraan tersebut, INKAI Pomdam XV Pattimura Ambon mengirimkan 12 atlet terbaik. Dari jumlah itu, mereka berhasil membawa pulang total 10 medali. Raihan ini menjadi bukti kemampuan atlet Maluku yang terus berkembang. Hasil tersebut juga menunjukkan persiapan yang matang dan disiplin.

Keberhasilan kontingen tidak lepas dari peran pelatih Agus Tanamal dan Helmy Leleulya. Keduanya mendampingi para atlet sejak masa latihan hingga hari pertandingan. Bimbingan teknis yang solid menjadi kunci dalam menjaga performa atlet. Para atlet juga dinilai mampu menjalankan strategi dengan baik di arena.

Empat medali emas berhasil diraih melalui penampilan gemilang para atlet. Araqiel Dawn Peterjohn Tutupary meraih juara 1 pada Kumite Pemula Putra -45 kg. Freddy Alfred Abisai Sibi keluar sebagai juara 1 Kumite Senior Putra -75 kg. Abigael Rimbang juga meraih emas pada Kumite Kadet Putri -53 kg.

Selain itu, Marchelino Jansen Kuhuparuw turut menyumbang emas. Ia menjadi juara 1 pada Kumite Senior Putra -55 kg. Raihan emas ini menjadi pencapaian penting bagi tim. Prestasi tersebut sekaligus memperkuat posisi kontingen Ambon di ajang terbuka tingkat regional.

Pada kategori perak, kontingen meraih empat medali. Ezra R.A. Onaola menjadi juara 2 pada Kumite Junior Putra -61 kg. Adrien C.L. Lawalata meraih perak pada Kumite Senior Putri -68 kg. Mikha H. Onaola menyusul di Kumite Pra Pemula Putra +35 kg.

Medali perak terakhir diraih oleh Agus Tanamal pada Kumite Senior Putra -75 kg. Sementara dua medali perunggu disumbangkan Yehuda Roberth Nikijuluw pada Kumite Kadet Putra -52 kg dan Savior Ehud Tanikwele pada Kumite Pemula Putra -40 kg. Manajer tim Ivon Sapalatu menyebut ajang ini penting untuk menguji kualitas atlet. Ia juga menegaskan keikutsertaan kontingen sah dan memiliki legalitas resmi dari PB FORKI.


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....