Pembangunan Dermaga Feri Sawai-Saleman Diupayakan Masuk Proyek Nasional

  • 05 Feb 2026 17:40 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku bakal mengupayakan pembangunan Dermaga Feri Sawai-Saleman di Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, agar dapat masuk dalam daftar proyek strategis nasional. 

Pembangunan dermaga tersebut dinilai sangat penting untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah serta sebagai solusi atas tingginya risiko kecelakaan dan kerusakan infrastruktur jalan di kawasan tersebut. 

Ketua Komisi III DPRD Maluku, Alhidayat Wajo mengatakan, jalur penyeberangan Sawai-Saleman memiliki peran strategis sebagai penghubung antarwilayah yang selama ini masoh bergantung pada sarana transportasi terbatas. 

"Kami berencana membawa proposalnya ke Kementerian Perhubungan agar masuk dalam skema program prioritas nasional. Dengan masuknya proyek ini, diharapkan pembangunan dapat dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan," kata Alhidyat di Ambon, Kamis, 5 Februari 2026

Menurutnya, saat ini, kondisi akses transportasi darat yang menghubungkan desa-desa di wilayah tersebut semakin memprihatinkan dan membahayakan pengguna jalan. Karena itu, kehadiran akses penyeberangan laut dinilai mendesak untuk meningkatkan keselamatan sekaligus memperlancar konektivitas antarwilayah.

"Potensi kecelakaan cukup tinggi karena kondisi jalan rusak berat. Sehingga keberadaan dermaga Feri sangat penting sebagai alternatif transportasi yang lebih aman," ucapnya

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, sebelumnya dorongan pembangunan dermaga Feri Sawai-Saleman telah diusulkan ke Dinas Perhubungan Provinsi Maluku serta pemerintah kabupaten/kota terkait. 

Tugas Dishub dan Pemerintah yaitu menyiapkan dokumen perencanaan agar usulan tidak berhenti di tingkat pembicaraan. “Setiap usulan yang sudah disampaikan, termasuk yang pernah diterima secara lisan oleh Menteri, harus dilengkapi dokumen teknis dan perencanaan yang utuh. Itu syarat utama supaya bisa ditindaklanjuti,” katanya.

Ia menambahkan, Komisi III akan mengagendakan pertemuan lanjutan dengan pihak kementerian guna mengawal proses tersebut. DPRD berharap proyek ini dapat menjadi bagian dari strategi peningkatan konektivitas wilayah kepulauan Maluku yang selama ini menghadapi tantangan geografis.

"Target kami jelas, ini harus masuk program nasional. Bukan hanya soal infrastruktur, tapi soal keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi," kata Alhidayat menutup obrolannya

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....