Sidang Gereja Gideon Waiyari Hasilkan 23 Rekomendasi Strategis

  • 02 Feb 2026 07:36 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon : Sidang ke-29 Jemaat GPM Gideon-Waiyari resmi dilaksanakan pada Minggu, 1 Februari 2026 dengan mengusung tema “Anugerah Allah Melengkapi dan Meneguhkan Gereja Menuju Satu Abad GPM” serta subtema “Layanilah Umat dengan Tekun Sesuai Kasih Allah”.

Sidang dibuka secara resmi oleh Majelis Pekerja Klasis, Pdt. Ny. I. Hanoatubun yang menegaskan pentingnya gereja tetap relevan, tidak hanya bagi masa kini tetapi juga bagi orang lain dan generasi masa depan.

“Menjadi relevan bukan hanya untuk saat ini, tetapi juga bagi orang lain dan masa depan. Cara pandang gereja tidak boleh berpusat pada diri sendiri, melainkan harus merangkul orang lain,” ujar Pdt. Ny. I. Hanoatubun.

Ia juga menekankan bahwa sebagai gereja yang fokus pada keadilan, Jemaat GPM harus menjadi teladan di tengah situasi yang terjadi saat ini. Menurutnya, pesan-pesan pelayanan yang disampaikan melalui media sosial pun harus mencerminkan nilai keteladanan dan kasih.

Sementara itu, Ketua Panitia Sidang, Simon Valentino Lainsamputty, A.Md., menjelaskan bahwa persidangan menghasilkan sejumlah keputusan penting yang akan menjadi dasar arah pelayanan jemaat ke depan.

Ia menyebutkan, keputusan pertama mengatur keanggotaan peserta persidangan 28 Jemaat GPM Gideon-Waiyari, disusul pengesahan jadwal acara persidangan. Sidang juga mengesahkan laporan pertanggungjawaban pelayanan dan keuangan jemaat tahun 2024.

Persidangan turut menetapkan Rencana Pengembangan Pelayanan Jemaat (RPJJ) Jemaat GPM Gideon tahun 2025–2030, serta pembentukan komisi sebagai alat kelengkapan persidangan.

“Sidang juga menetapkan Program Pelayanan dan Kesaksian Jemaat GPM Gideon tahun 2026 yang terdiri dari 39 program pelayanan,” kata Simon Valentino Lainsamputty.

Dalam sidang juga menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APB) Jemaat GPM Gideon tahun 2025 yang bersifat dinamis dan berimbang. Selain itu, persidangan juga mengatur pesan persidangan, ucapan terima kasih, serta menetapkan 23 rekomendasi strategis.

Simon berharap seluruh keputusan yang dihasilkan dapat diimplementasikan secara konsisten oleh seluruh perangkat pelayanan jemaat.

“Kami berharap hasil keputusan sidang ini menjadi pedoman bersama untuk memperkuat pelayanan, meningkatkan kesaksian gereja, serta membawa Jemaat GPM Gideon–Waiyari semakin bertumbuh dalam iman dan pelayanan kepada umat,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....