Wakil Bupati Maluku Tengah Pimpin Rakor Strategis Stunting
- 31 Jan 2026 20:36 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon - Langkah serius dalam mencetak generasi emas di "Bumi Pamahanunusa" resmi dimulai.
Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata, memimpin langsung Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) di Operational Room Kantor Bupati.
Sebagai Ketua TP3S, Mario Lawalata menegaskan bahwa Rakor perdana ini adalah "kompas strategis" untuk memastikan setiap program di tahun anggaran 2026 berjalan presisi dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Pemerintah daerah kini beralih ke strategi berbasis data akurat hingga tingkat desa guna menjamin intervensi yang tepat sasaran.
Dalam pertemuan tersebut, TP3S menetapkan tiga kelompok kritis yang menjadi fokus intervensi sepanjang tahun 2026, yakni;
Calon Pengantin (Catin): Melalui edukasi pra-nikah dan pemeriksaan kesehatan dasar.
Ibu Hamil & Menyusui: Penguatan asupan gizi serta pemantauan rutin yang ketat.
Balita (0–59 bulan): Penekanan khusus pada pemenuhan gizi selama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Strategi tahun ini diperkuat dengan pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi ePPGM dan web monitoring. Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah juga memaksimalkan potensi ketahanan pangan daerah untuk program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) serta integrasi akses air bersih pada wilayah dengan prevalensi stunting tertinggi.
“Keberhasilan program ini bergantung pada keakuratan data. Tanpa data yang valid, intervensi hanya akan menjadi angka di atas kertas,” tegas Mario Lawalata.
Rakor ini menjadi bukti sinergi kuat di bawah kepemimpinan Bupati Zulkarnain Awat Amir dan Wakil Bupati Mario Lawalata periode 2025–2030.
Melalui semangat "Malteng Bangkit", seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ASN Pemda Malteng didorong untuk bekerja kolektif demi mewujudkan masa depan generasi Maluku yang lebih sehat dan berkualitas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....