KRI Dorang-874 Dikerahkan dalam Operasi Perisai Sura-26
- 28 Jan 2026 13:05 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon – Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Dorang-874 dilepas dari Dermaga Tawiri Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) IX, Kota Ambon, Maluku, untuk melaksanakan Operasi Perisai Sura-26 Tahap I dibawah kendali Gugus Keamanan Laut (Guskamla) Komando Armada III.
Kapal perang unsur Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral IX tersebut menjalankan misi operasi laut yang meliputi patroli intensif, pengawasan, serta pengamanan wilayah perairan strategis, termasuk daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga.
KRI Dorang-874 dikomandani oleh Letkol Laut (P) Eko Hadi Suwarno. Turut on board dalam pelayaran operasi ini antara lain Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada III, Asisten Operasi Danguskamla Koarmada III, serta Pabanren Sops Guskamla Koarmada III.
Dankodaearl IX Laksda TNl Hanarko Djodi Pamungkas mengatakan Operasi Perisai Sura-26 difokuskan pada penegakan hukum nasional dan internasional di laut, proyeksi kekuatan TNI AL, serta pengamanan terhadap kapal-kapal yang melintas.
“Selain itu, operasi ini juga mencakup kesiapsiagaan dalam penanganan situasi darurat di tengah laut,” ujarnya.
Untuk diketahui, KRI Dorang-874 merupakan kapal patroli jenis PC-60M milik TNI AL yang dibangun oleh galangan kapal swasta nasional PT Caputra Mitra Sejati. Kapal ini resmi diluncurkan pada 21 Maret 2022 dan memiliki kapal saudari, KRI Bawal-875. Kapal perang ini memiliki bobot hingga 520 ton dengan panjang 60 meter dan lebar 8,5 meter. KRI Dorang-874 mampu melaju dengan kecepatan maksimal 24 knot serta memiliki daya tahan operasi hingga 12 hari pelayaran terus menerus.
Dari sisi persenjataan, KRI Dorang-874 dilengkapi meriam utama Leonardo OTO Marlin 40 mm yang terintegrasi dengan Fire Control System, serta dua unit senapan mesin berat 12,7 mm. Pelepasan kapal perang ini turut dihadiri sejumlah pejabat Kodaeral IX, termasuk Kepala Keuangan Wilayah Kodaeral IX Kolonel (S) Muchamad Nuruddin, Kadissyahal Kodaeral IX Letkol Laut (P) Akhmad Effendy Kurniansyah, serta unsur tim Merplug Kodaeral IX.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....