GEPKei Luncurkan Buku Suara-Suara Pendidikan
- 28 Jan 2026 06:29 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID, Ambon — Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Internasional, Jumat (24/1/2026), Komunitas Gerakan Edukasi Perempuan Kei (GEPKei) meluncurkan sebuah buku berjudul Suara-suara Pendidikan: Merawat Harapan, Menyusun Masa Depan. Peluncuran ini menjadi bagian dari komitmen komunitas dalam menghadirkan wacana pendidikan yang berangkat dari pengalaman nyata guru, murid, perempuan, dan masyarakat kepulauan.
Buku Suara-suara Pendidikan merupakan sebuah ebook reflektif-kolektif yang ditulis oleh para guru, pegiat pendidikan, serta anggota komunitas GEPKei. Isinya mengangkat beragam perspektif tentang dunia pendidikan, mulai dari hak atas pendidikan, suara guru dan peserta didik, ketimpangan pendidikan di wilayah 3T, isu pendidikan perempuan, hingga kesenjangan antara kebijakan pendidikan dan realitas di lapangan.
GEPKei menilai bahwa pendidikan selama ini kerap dipersempit pada ukuran-ukuran kuantitatif seperti nilai, peringkat, dan capaian akademik. Padahal, praktik pendidikan berlangsung dalam ruang sosial dan budaya yang kompleks, terutama di wilayah kepulauan seperti Kei. Banyak pengalaman dan pengetahuan penting dari pendidik serta masyarakat yang belum terakomodasi dalam diskursus pendidikan arus utama.
Dalam pengantar buku tersebut, GEPKei menegaskan bahwa buku ini tidak dimaksudkan sebagai jawaban tunggal atas persoalan pendidikan, melainkan sebagai ruang dialog. Pendidikan dipahami bukan semata soal kurikulum dan angka, tetapi juga tentang manusia, nilai, dan keberanian untuk terus belajar bersama.
Pemilihan momentum Hari Pendidikan Internasional dimaksudkan untuk menegaskan bahwa pendidikan adalah hak fundamental setiap warga negara sekaligus investasi jangka panjang. Melalui buku ini, GEPKei berupaya mendorong pengakuan terhadap suara-suara yang kerap terpinggirkan, khususnya perempuan, murid, serta komunitas di wilayah kepulauan dan daerah 3T.
Disusun secara kolektif, buku ini menempatkan perspektif perempuan sebagai salah satu fokus utama. Pendidikan perempuan dipandang sebagai fondasi penting dalam memperkuat posisi dan masa depan, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi keluarga dan komunitas. Di Kepulauan Kei, pendidikan perempuan juga dianggap berperan strategis dalam menjaga nilai budaya dan keberlanjutan komunitas lokal.
GEPKei menyampaikan bahwa buku Suara-suara Pendidikan bersifat terbuka dan dapat terus dikembangkan secara kolaboratif. Komunitas berharap buku ini dapat dibaca, didiskusikan, serta dimanfaatkan sebagai referensi bagi pendidik, pegiat komunitas, dan pengambil kebijakan yang memiliki kepedulian terhadap keadilan dan inklusivitas pendidikan.
Peluncuran buku ini sekaligus menegaskan komitmen Gerakan Edukasi Perempuan Kei untuk terus merawat harapan melalui praktik pendidikan yang kontekstual, adil, dan berpihak pada pengalaman nyata masyarakat kepulauan.
Penulis : Nugroho Prasetyo
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....