Tinggi Gelombang Laut Picu Kenaikan Harga Ikan di Ambon
- 07 Mei 2025 06:36 WIB
- Ambon
KBRN, Ambon : Harga ikan di pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Ambon masih terpantau belum stabil dalam beberapa hari terakhir.
Sejumlah pedagang dan nelayan menyebutkan, kondisi cuaca di laut menjadi salah satu penyebabnya. Berdasarkan rilis terbaru BMKG, gelombang laut di sejumlah wilayah perairan Maluku diperkirakan mencapai ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter dan berlaku hingga 10 Mei 2025.
Pola angin di wilayah Maluku umumnya bergerak dari arah Timur – Tenggara dengan kecepatan angin rata-rata antara 2 hingga 25 knot. "Kondisi ini menyebabkan potensi gelombang tinggi di berbagai wilayah perairan, seperti Perairan Selatan Kepulauan Aru, Laut Banda, Laut Arafura bagian barat dan tengah, hingga Perairan Timur Kepulauan Tanimbar," tutur Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Ambon, Johannis Steven H. Kakialatu dalam rilis yang diterima RRI, Rabu (7/5/2025).
Kondisi angin kencang ini berpotensi menghambat aktivitas pelayaran nelayan, yang pada akhirnya berdampak pada pasokan ikan ke daratan, termasuk Kota Ambon.
"Haduh, ikan lumayan mahal semalam, ikan satu tumpuk hanya 5 sampai 6 ekor, Rp20.000 dan hanya bisa potong 2 saja," tutur Olla Talahatu
Menyikapi kondisi laut di perairan Maluku, BMKG menghimbau masyarakat dan pihak terkait, terus memantau informasi cuaca maritim terkini dan mengutamakan keselamatan dalam aktivitas pelayaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....