Sebanyak 13.108 Penatua Diaken GPM Siap Ditahbiskan

  • 11 Jan 2025 19:31 WIB
  •  Ambon

KBRN, Ambon : Sebanyak 13.108 pelayan khusus yang terdiri dari 6.554 Penatua dan 6.554 Diaken di 772 Jemaat pada 34 Klasis di Maluku dan Maluku Utara akan ditahbiskan pada Minggu (12/1/2025).

Menurut Ketua Majelis Pekerja Harian (MPH) Sinode Gereja Protestan Maluku (GPM) Pendeta Elifas Tomix Maspaitella bahwa terpilihnya pelayanan khusus di lingkup GPM telah melewati seluruh proses gerejawi dan penggembalaan, dan nantinya meraka akan melayani sebagai gembala-gembala umat, para pemberita injil dan pelayanan kasih bersama semua Pendeta di GPM.

"Mereka adalah para pelayan khusus yang dipilih dari tengah-tengah semua warga Gereja di masing-masing Jemaat sebagai Penatua dan Diaken untuk masa pelayanan 2025-2030," Pendeta Maspaitella sebagaimana dilansir dari laman Sinode GPM.

Menurutnya, proses pemilihan dan penggembalaan terhadap para pelayan khusus ini sudah dilaksanakan secara mandiri di masing-masing jemaat sesuai petunjuk teknis yang diturunkan dari MPH Sinode GPM, dan sampai dengan penahbisannya semuanya berlangsung baik.

"Bahkan ada jemaat-jemaat yang secara cepat sudah menyusun komposisi Pimpinan Harian Majelis Jemaat (PHMJ) dan pembagian tugas sesuai bidang pelayanan gereja di GPM. Itu menjadi bukti bahwa tugas menanam dan menyiram sebagaimana moto GPM, berlangsung secara berkesinambungan sebagai wujud dari misi damai sejahtera Allah yang tidak pernah terputus atau berhenti," jelasnya.

Diharapkan penatua dan diaken masa pelayanan 2025-2030 akan menjadi hamba-hamba Kristus yang setia dan rendah hati, menjalankan tugas dengan rajin, takut Tuhan dan terbuka pada pimpinan Roh Kudus untuk menggerakkan partisipasi seluruh warga gereja guna menopang tugas Gereja secara nyata, termasuk dalam relasi antar-umat beragama, pelestarian lingkungan hidup, keadilan dan kesetaraan gender serta perlindungan terhadap anak-anak dan kaum marginal.

"Tentu semua tugas utama gereja yakni pemberitaan injil, persekutuan dan pelayanan kasih menjadi hal penting yang tidak bisa dielak," tandasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....