Buka Puasa Lintas Agama di Ambon, PHRG Jemaat Silo Pererat Persaudaraan

  • 09 Mar 2026 22:10 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon - Panitia Hari Raya Besar Gerejawi (PHRG) Jemaat Silo Klasis Kota Ambon, menggelar kegiatan buka puasa bersama warga Muslim di kawasan Diponegoro, Kota Ambon. Kegiatan itu berlangsung di Masjid Al-Huda, Senin, 9 Maret 2026.

Ketua Panitia PHRG Jemaat Silo, Yancy Latupeirissa mengatakan, kegiatan tersebut digagas sebagai bentuk upaya menjaga hubungan “orang basudara” yang telah lama terjalin di tengah masyarakat.

Dikatakan, tradisi kebersamaan antara warga jemaat gereja dan masyarakat Muslim di kawasan Diponegoro, telah dibangun oleh para orang tua sejak puluhan tahun lalu dan perlu terus dipelihara oleh generasi saat ini.

“Kegiatan ini semata-mata untuk menjalin hubungan orang basudara, ade-kaka, yang telah dilakukan oleh orang tua-tua kita sejak dahulu kala,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon, yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Atas nama panitia, kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ambon di bawah kepemimpinan Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena dan Wakil Wali Kota Ely Toisuta yang telah memberikan dukungan penuh bagi kegiatan ini,” ucapnya

Sementara itu, Ketua Klasis Kota Ambon Gereja Protestan Maluku, Pendeta Elrianton Muskitta, mengaku bersyukur dapat hadir di tengah masyarakat Diponegoro yang terus menjaga hubungan persaudaraan antarumat beragama.

Ia juga menyampaikan doa bagi umat Muslim, yang sedang menjalankan ibadah puasa agar diberikan kelancaran serta keberkahan dalam setiap aktivitas.

“Kita terus menjaga hubungan kekeluargaan sebagai orang basudara serta berdoa agar Kota Ambon tetap hidup dalam kedamaian,” ujarnya.

Apresiasi juga disampaikan tokoh masyarakat Diponegoro, Ahli Ohorela. Ia menilai kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum penting untuk memperkuat silaturahmi dan menjaga toleransi antarumat beragama.

Menurutnya, pengalaman konflik sosial yang pernah terjadi di masa lalu harus menjadi pelajaran bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab.

“Kita harus menjaga kebersamaan ini dan tidak mudah percaya pada isu-isu yang dapat memecah belah persatuan,” katanya.

Ditempat yang sama, Wakil Wali Kota Ambon Ely Toisuta, dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi kepada PHRG Jemaat Silo, yang telah menginisiasi kegiatan kebersamaan lintas agama tersebut.

Ia menegaskan bahwa kebersamaan antarumat beragama di Ambon bukan sekadar simbol atau seremoni, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kebersamaan ini harus terus hidup dalam kehidupan masyarakat, bukan hanya saat acara seperti ini. Nilai-nilai persaudaraan yang diwariskan oleh orang tua-tua kita harus terus dijaga,” ujarnya.

Toisuta juga mengingatkan, masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks, atau isu yang dapat memecah belah persatuan serta mengajak seluruh masyarakat menjaga kedamaian dan kebersihan lingkungan.

“Kota Ambon adalah rumah kita bersama. Mari kita jaga persaudaraan ini, saling menopang, saling mendoakan, serta menjaga kota ini tetap aman, nyaman, dan damai,” pungkasnya.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Ambon, Ketua Klasis Kota Ambon, Ketua Majelis Jemaat GPM Silo, tokoh agama Islam, tokoh masyarakat Diponegoro, ibu-ibu pengajian Masjid Diponegoro, remaja masjid, organisasi pemuda Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM) Cabang Silo, paduan terompet dan rebana, serta warga Jemaat GPM Silo yang berbatasan langsung dengan kawasan Diponegoro.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....