Hadrat Keliling Kampung, Tradisi Warga Hila Bangunkan Sahur

  • 09 Mar 2026 18:10 WIB
  •  Ambon

RRI.CO.ID, Ambon: Warga Negeri Hila, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Provinsi Maluku, meramaikan malam bulan Ramadan dengan menggelar hadrat mengelilingi kampung setempat pada Minggu, 8 Maret 2026.

Koordinator Hadrat Hila, Zulkarnain Ely mengatakan, hadrat tidak hanya menjadi kegiatan yang kerap kali dilakukan sebelum waktu sahur, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat hubungan antara sesama warga serta menjaga dan merawat nilai-nilai agama, tradisi dan budaya.

"Bisa dibilang, bukan saja soal puasa dan pahala, tapi bulan Ramadan juga dirindukan warga Hila karena adanya tradisi khas ini," kata Ely pada Senin, 9 Maret 2026

Menurutnya, hadrat telah menjadi tradisi turun-temurun yang dilakukan warga Hila sejak dulu. Warga percaya bahwa tradisi ini memiliki nilai pahala yang besar karena yang dilantunkan adalah sholawat kepada Nabi Muhammad SAW serta dzikir dan pujian-pujian kepada Allah SWT.

"Yang dinyanyikan dalam hadrat itu adalah dzikir dan puji-pujian kepada Rasul dan Allah SWT," ucapnya

Dikatakan, tidak hanya memberikan manfaat secara spiritual, kegiatan hadrat juga menjadi sarana untuk memperkenalkan nilai-nilai solidaritas dan kepedulian kepada generasi muda.

Anak-anak ikut serta dalam kegiatan ini, belajar tentang kebersamaan, gotong royong, budaya dan nilai-nilai keagamaan yang turun-temurun diwariskan oleh para pendahulu.

"Dengan semangat kebersamaan yang tinggi, masyarakat Hila menunjukkan betapa pentingnya menjaga tradisi dan nilai-nilai budaya lokal di tengah arus modernisasi," ujarnya

Ely bilang, hadrat keliling kampung bukan hanya sekadar kegiatan ritual, tetapi juga cermin dari kekayaan budaya dan kearifan lokal yang patut dilestarikan.

"Sebenarnya pelaku hadrat hanya orang tua. Tapi, kini kita memodernisasi lagi dengan melibatkan anak-anak kecil agar tradisi ini tertanam sejak dini. Kita rawat betul tradisi yang baik ini," katanya menambahkan

Sekadar tahu, hadrat di negeri Hila untuk membangunkan sahur juga kerap diselingi dengan kegiatan seni bernuansa islam lainnya, misalnya tarian dana-dana, samrah dan lain sebagainya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....