Ngabuburit kegiatan menyenangkan di Bulan Ramadhan
- 06 Mar 2026 07:01 WIB
- Ambon
RRI.CO.ID,Ambon - Kata ngabuburit merupakan istilah yang sangat populer di kalangan masyarakat Indonesia, terutama saat bulan suci Ramadan. Istilah ini merujuk pada kegiatan yang dilakukan untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa. Biasanya masyarakat melakukan berbagai aktivitas seperti berjalan-jalan, berbincang bersama teman, atau mencari makanan untuk berbuka sambil menunggu waktu azan Maghrib.
Secara etimologis, kata ngabuburit berasal dari bahasa Sunda, yaitu dari kata dasar burit yang berarti sore hari atau waktu menjelang malam. Dalam budaya masyarakat Sunda, istilah ini digunakan untuk menggambarkan aktivitas menunggu datangnya waktu sore. Seiring waktu, kata tersebut mengalami perubahan bentuk menjadi ngabuburit, yang berarti melakukan kegiatan untuk menghabiskan waktu hingga tiba saat berbuka puasa.
Tradisi ngabuburit sendiri sudah dikenal sejak lama di daerah Jawa Barat yang merupakan pusat perkembangan budaya Sunda. Pada awalnya, masyarakat memanfaatkan waktu menjelang Maghrib dengan kegiatan sederhana seperti berkumpul di halaman rumah, berjalan santai di sekitar kampung, atau mendengarkan ceramah agama di masjid.
Seiring perkembangan zaman, tradisi ngabuburit tidak hanya dilakukan oleh masyarakat Sunda, tetapi juga telah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia. Di banyak kota, termasuk Ambon, kegiatan ngabuburit sering diisi dengan aktivitas seperti berburu takjil, berolahraga ringan, hingga mengikuti kegiatan keagamaan yang menambah nilai spiritual selama bulan Ramadan.
Makna ngabuburit tidak sekadar menghabiskan waktu sebelum berbuka puasa, tetapi juga memiliki nilai sosial dan budaya. Aktivitas ini menjadi momen bagi masyarakat untuk mempererat hubungan dengan keluarga, teman, maupun sesama warga. Selain itu, ngabuburit juga menjadi kesempatan untuk menumbuhkan kebersamaan dan semangat berbagi di bulan yang penuh berkah.
Dengan demikian, ngabuburit dapat dipahami sebagai tradisi khas yang memiliki makna lebih dari sekadar menunggu waktu berbuka. Selain menjadi bagian dari budaya masyarakat, kegiatan ini juga mencerminkan cara masyarakat Indonesia menikmati suasana Ramadan dengan penuh kebersamaan, kegembiraan, dan nilai-nilai kebudayaan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....